Kementerian Kesehatan dalam arus mudik lebaran tahun ini menyiagakan 3.583 sarana kesehatan, termasuk di antaranya 870 pos kesehatan. Perubahan pola pelayanan di pos kesehatan diberlakukan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan parah.
"Tim lebih aktif turun ke lapangan tidak hanya menunggu di pos kesehatan," kata Direktur Jendral Pelayanan Kesehatan, Bambang Wibowo dalam rilisnya, seperti dikutip dari sehatnegeriku.com, Minggu (10/6/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Khusus masuk tol Brebes Timur dan Pejagan disiapkan masing-masing 3 ambulans roda 2," tambah Bambang.
Baca juga: Risiko yang Mengancam Kesehatan Akibat Polusi Udara di Jalur Mudik
Sebanyak 2 pos kesehatan yang terintegrasi dengan kepolisian dan PT Jasa Marga juga disiagakan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di Jawa Barat. Tim ini diprioritaskan di Tol Palimanan, selain di Plumbon, Ciperna, Kanci dan Losari.
"Pihak Kemenhub sudah menyetujui dan mengizinkan petugas kesehatan untuk masuk tol jika dibutuhkan," kata Bambang.
Baca juga: Dilema Dokter Izinkan Pasien Mudik Saat Ada Penyakit (up/up)











































