Meski pada akhirnya kondisi kesehatan Arun bisa diperbaiki, hidungnya sudah rusak kehilangan bentuk karena infeksi telah sampai menggerogoti tulang rawan.
Lebih dari satu dekade kemudian tim dokter dari kota Indore yang mengetahui kondisi Arun memutuskan untuk melakukan prosedur operasi bedah plastik langka. Operasi yang memakan waktu total setahun ini melibatkan penumbuhan kembali hidung menggunakan jaringan lain yang ada di tubuh pasien.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dr Ashwini Dash selaku pemimpin tim menjelaskan ia mengambil jaringan tulang rawan dari dada untuk menjadi bahan baku. Setelah itu tulang rawan tersebut ditanam di dahi Arel selama tiga bulan agar bisa tumbuh menjadi hidung dan siap ditanam di tempat hidung lama yang sudah disiapkan sebelumnya.
"Yakin hidung baru ini bisa berfungsi semestinya seperti organ lain," kata dr Dash seperti dikutip dari BBC, Senin (11/7/2016).
Saat ini kondisi Arel dilaporkan sudah semakin baik. Tinggal fase terakhir dari operasi yang melibatkan prosedur untuk memperbaiki dahinya dari bekas luka.
Baca juga: Mr P Dipangkas karena Digerogoti Kanker, Pria Ini Jalani Transplantasi
(fds/up)











































