Seperti studi baru yang dilakukan peneliti di Baylor College of Medicine, Texas, di Amerika masih banyak orang menyimpan antibiotik sisa di rumah. Selain itu, ketika sakit, mereka akan mengonsumsi antibiotik tanpa petunjuk dokter.
"Ketika orang mendiagnosis dirinya sendiri dan menggunakan resep obat sendiri ada kemungkinan terapi itu justru tidak perlu. Sebab, dalam studi kami paling sering infeksi yang terjadi karena virus dan ketika antibiotik digunakan, justru bisa muncul resistensi antibiotik," tutur salah satu peneliti, Dr Larissa Grigoryan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Minum Obat
Sekitar 25 persen pasien mengaku mengonsumsi antibiotik tanpa menghubungi dokter mereka. Sementara, 14 persen pasien menyimpan antibiotik di rumah dan 5 persen pasien mengonsumsi antibiotik tanpa resep dokter dalam satu tahun terakhir. Demikian dikutip dari Live Science, Selasa (12/7/2016).
"Di antara mereka yang mengonsumsi antibiotik tanpa resep, 40 persen mengatakan mereka membeli obat itu di apotek atau toko obat, sebanyak 20 persen pasien mendapat obat itu dari teman atau saudara, 12 persen menggunakan obat sisa, dan 4 persen menggunakan antibiotik yang sebenarnya ditujukan untuk hewan," terang Grigoryan.
Bagi mereka yang menyimpan antibiotik di rumah, 74 persen orang mengatakan obat simpanan tersebut adalah sisa dari resep sebelumnya. Dalam studi ini, peneliti menekankan penting juga memberi perhatian pada kebiasaan orang-orang yang menggunakan antibiotik tanpa resep. Sehingga, pemberian resep antibiotik oleh dokter saja tidak cukup.
Studi ini sudah dipublikasi di jurnal Antimicrobial Agents and Chemotherapy.
Baca juga: Tak Cuma Orang Dewasa, Anak Sebaiknya Juga Tak Asal Minum Antibiotik
(rdn/ajg)











































