Kamis, 14 Jul 2016 13:35 WIB

3 Cara yang Diyakini Bisa Tangkal Polusi Udara dalam Rumah

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
ilustrasi rumah sehat (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Polutan atau zat polusi tak hanya ada di jalanan atau di luar rumah. Pakar mengatakan polutan juga ada di dalam rumah, bisa karena terbawa dari luar atau memang bersumber dari dalam rumah.

dr Ong Kian Chung, pakar kesehatan pernapasan dari Mount Elizabeth Hospital, mengatakan asap rokok, asap obat nyamuk, deodoran spray dan bahan-bahan aerosol lainnya merupakan salah satu penyebab polusi dalam rumah. Selain itu, polutan yang menempel di baju dan pakaian ketika bepergian juga bisa terbawa masuk ke dalam rumah.

Salah satu cara menangkap polusi bawaan dari luar adalah dengan mandi dan membersihkan diri. Jangan lupa juga untuk mencuci pakaian dengan bersih sehingga risiko polutan masih menempel dan menyebar ke dalam rumah bisa dikurangi.

Baca juga: Hii! Polutan dalam Rumah Tingkatkan Risiko Penyakit-penyakit Ini

"Tapi ingat, membersihkan diri dan mengganti pakaian tidaklah cukup karena hal ini bukanlah satu-satunya sumber dari pencemaran udara di dalam ruangan. Untuk meminimalisir efek buruknya, kita harus menciptakan kondisi rumah yang lebih bersih dan sehat," kata dr Ong kepada detikHealth, baru-baru ini.

Salah satu cara untuk menciptakan kondisi rumah yang bersih dan sehat adalah dengan menggunakan air purifier. Air purifier dengan teknologi yang canggih sudah dapat menghitung dan mengetahui kadar polusi dalam rumah. Sehingga zat-zat polutan bisa tersedot dan tak berisiko mengganggu kesehatan.

Selain itu, air purifier juga bisa menjaga tingkat kelembaban di dalam rumah. Dikatakan dr Ong, debu, tungau dan jamur menyukai daerah yang lembab, Sehingga ada baiknya jika kelembapan di dalam rumah tidak terlalu rendah.

"Mengatur kelembapan sekitar 30-50 persen, membantu menjaga partikel jahat ini di bawah kendali. Jadikan rumah Anda daerah bebas asap rokok serta kurangi penggunaan zat-zat pewangi (dari parfum dan lain-lain) di dalam rumah," tambahnya.

Meski begitu, memecahkan masalah polusi udara dalam ruangan tidak bisa hanya sekadar menggunakan air purifier. Dibutuhkan juga ventilasi dan kondisi lingkungan yang sehat serta kebiasaan dan gaya hidup yang baik dari penghuni rumah.

"Anda dapat memulai semuanya dengan tinggal di dalam rumah yang sehat dan menghirup kualitas udara yang lebih baik. Setelahnya, Anda juga harus menjalani gaya hidup yang lebih sehat, seperti contohnya merokok di luar ruangan dan memastikan adanya ventilasi udara yang baik," tutupnya.

Baca juga: Beda Ukuran, Beda Pula Dampak Zat Polutan Terhadap Kesehatan (mrs/vit)