Kamis, 21 Jul 2016 13:05 WIB

Batu Kalsium dan Asam Urat Paling Sering Ditemui Pada Pasien Indonesia

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Batu ginjal merupakan salah satu penyakit yang rentan menyerang pria Indonesia. Hal ini terjadi karena berbagai alasan, mulai dari iklim tropis yang panas dan meningkatkan risiko dehidrasi serta kesadaran tentang gaya hidup sehat yang masih rendah.

dr Charles Martamba Hutasoit, SpU dari RS Siloam Kebon Jeruk, mengatakan secara keilmuan, ada 4 jenis batu ginjal. Namun diIndonesia ada dua jenis batu yang umum ditemui pada pasien batu ginjal, yakni batu kalsium dan batu asam urat.

"Kalau pengalaman saya selama jadi dokter memang paling sering itu batu kalsium dan batu asam urat ya. Sementara batu struvit dan batu sistin ini jarang," tutur dr Charles, dalam temu media baru-baru ini.

Baca juga: Duduk Sering Gelisah dan Tak Nyaman? Waspada Gejala Batu Ginjal

Batu kalsium terjadi karena adanya kelebihan kadar kalsium di dalam tubuh dan mengendap. dr Johanus W Soelistyo, SpU, juga dari RS Siloam Kebon Jeruk, mengatakan ada beberapa orang memiliki kelainan metabolisme sehingga penyerapan kalsium tidak maksimal.

"Karena tidak diserap dengan baik, makanya mengendap dan mengkristal kalsiumnya jadi batu. Tapi ada juga orang yang punya masalah di kelenjar paratyroid, kalsium dari tulang diambil sama dia lalu menumpuk di ginjal dan menyebabkan batu," tutur pria yang akrab disapa dr Yongki ini.

Untuk batu asam urat, dr Charles mengatakan pola makan adalah penyebab utamanya. Beberapa kelompok masyarakat akrab dengan makanan tinggi asam urat seperti jeroan, gorengan hingga sayur kangkung dan bayam.

Akibatnya, sisa-sisa asam urat yang tidak terbuang dengan baik mengendap di ginjal atau kandung kemih. Lambat laun, endapan tersebut akan mengeras dan menjadi kristal, yang disebut sebagai batu ginjal asam urat.

"Cara menghindarinya ya tentu saja dengan mengurangi makan jeroan dan gorengan. Cukupi kebutuhan minum air dan lakukan gaya hidup sehat serta olahraga teratur," tutur dr Charles.

Baca juga: Ini Sebabnya Usai Batu Ginjal 'Ditembak' Pasien Tak Disarankan Tidur-tiduran

(mrs/vit)
News Feed