Jumat, 29 Jul 2016 15:02 WIB

Ketidaktahuan Bisa Jadi Penyebab Keluarga Pasung Orang dengan Gangguan Jiwa

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
ilustrasi/Foto: dok.detikcom
Jakarta - Di beberapa daerah, masih ditemui orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dipasung keluarganya. Hal ini bisa terjadi karena faktor ketidaktahuan keluarga.

Seperti penuturan Direktur P2 Kesehatan Jiwa dan Napza Kemenkes RI, Dr dr Fidiansjah, SpKJ, MPH, salah satu alasan mengapa keluarga memasung anggota keluarga lain yang mengalami gangguan jiwa sebenarnya cukup mulia.

"Dia katakan kalau dia tidak memasung orang ini, berapa banyak korban yang akan kena tindakan membahayakan orang ini. Mulia kan sebenarnya. Cuma memang keluarga ini nggak tahu caranya. Jadi memang karena faktor ketidaktahuan dan oleh karena itu, awareness amat penting," tutur dr Fidi saat berbincang dengan detikHealth.

Nah, agar masyarakat tahu apa yang mesti dilakukan ketika anggota keluarganya mengalami gangguan jiwa, maka pemerintah terutama melalui Kementerian Kesehatan memperkuat sosialisasi di Puskesmas dan kader kesehatan. Sehingga, penyadaran kepada masyarakat dilakukan dengan proaktif.

Baca juga: Kriteria Pulihnya Pasien Gangguan Jiwa, Apa Saja?

Tak berhenti sampai di situ. Setelah diketahui ada ODGJ yang dipasung, maka pemerintah akan melakukan penjemputan yang dilakukan oleh tim. dr Fidi menuturkan, karena ada potensi bahaya maka bisa melibatkan polisi. Selain itu, pendekatan melalui tokoh agama juga bisa dilakukan karena pada prinsipnya pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan manusiawi, bukan kekerasan.

"Kita ajak si keluarga dengan kesadaran. Tim juga menilai kalau memang tidak perlu dibawa ke faskes, kondisi bisa diatasi di rumah, kita beri edukasi ke keluarganya," kata dr Fidi.

Dalam perawatan ODGJ, peran keluarga menurut dr Fidi sangat penting. Apalagi, pendekatan yang kini dilakukan Kemenkes berbasis pada kesehatan keluarga dengan salah satu indikatornya kesehatan jiwa keluarga. Dengan demikian, keterkaitan keluarga adalah pilar pertama. Saat akan membentuk keluarga sehat, salah satu hal yang penting dipahami adalah masalah kesehatan jiwa.

Baca juga: Pasien Gangguan Jiwa Malas dan Tak Rajin Minum Obat, Ini Efeknya

(rdn/vit)