Hal-hal Tak Terduga yang Bisa Meningkatkan Risiko Serangan Jantung

Hal-hal Tak Terduga yang Bisa Meningkatkan Risiko Serangan Jantung

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Senin, 01 Agu 2016 12:31 WIB
Hal-hal Tak Terduga yang Bisa Meningkatkan Risiko Serangan Jantung
Foto: Getty Images
Jakarta - Serangan jantung seperti yang dialami almarhum penyanyi Mike Mohede bisa menyerang siapa saja. Obesitas, hipertensi, dan kebiasaan merokok adalah beberapa faktor risiko utama yang harus diwaspadai.

Di luar itu, berbagai penelitian ilmiah mengungkap faktor risiko lain yang seringkali tidak terduga. Salah satunya adalah suara bising dari kemacetan lalu lintas di jalan raya, yang terungkap dalam sebuah penelitian di Dresden University of Technology, Jerman.

Penelitian yang dilakukan dengan mengamati rekam medis pada sejumlah kematian akibat serangan jantung di Jerman itu dilakukan dalam kurun 2014-2015. Hasilnya, ditemukan kaitan erat antara kebisingan dengan risiko penyakit kardiovaskular.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketika terpapar, tubuh mengaktifkan sistem saraf simpatetik yang membuatnya terjaga terus-menerus, yang bila dipaksakan dari waktu ke waktu akan merusak sistem kardiovaskular," kata salah seorang peneliti, Dr Andreas Seidler.

Baca juga: Dengar Bising Lalu Lintas Tiap Hari Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Sementara itu, penelitian di University of Texas Southwestern Medical Center mengaitkan risiko penyakit jantung dengan kebiasaan duduk terlalu lama. Terungkap, duduk selama lebih dari 10 jam bisa meningkatkan risiko penyakit hingga 8 persen.

Temuan dalam penelitian ini menekankan bahwa gaya hidup sedentari, yang dicirikan dengan banyak duduk dan kurang gerak, bisa memberikan dampak sangat buruk pada kesehatan. Para ilmuwan menyarankan adanya pedoman untuk membatasi gaya hidup sedentari.

Baca juga: Awas, Duduk Lebih dari 10 Jam Sehari Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung (up/vit)

Berita Terkait