Studi: Tanpa Usus Buntu dan Amandel, Wanita Bisa Jadi Lebih Subur

Studi: Tanpa Usus Buntu dan Amandel, Wanita Bisa Jadi Lebih Subur

Firdaus Anwar - detikHealth
Selasa, 02 Agu 2016 11:32 WIB
Studi: Tanpa Usus Buntu dan Amandel, Wanita Bisa Jadi Lebih Subur
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Ketika seseorang terserang infeksi atau radang parah pada amandel atau usus buntunya, kadang dokter akan melakukan prosedur operasi pengangkatan. Tujuannya agar kondisi pasien bisa lebih baik dan mencegah penyakit kembali lebih parah.

Namun tahukah Anda di luar hal itu tampaknya prosedur operasi juga punya efek positif lain. Studi terbaru oleh peneliti dari University of Dundee menemukan dalam jangka panjang operasi amandel dan usus buntu pada wanita bisa membuatnya jadi lebih subur.

Dipublikasi di jurnal Fertility and Sterility, peneliti menganalisis data 15 tahun sekitar 500 ribu wanita Inggris. Hasilnya ditemukan perbandingan dari 100 wanita hamil yang tak menjalani operasi ada 134 wanita hamil yang usus buntunya diangkat, 149 wanita hamil yang amandelnya diangkat, dan 143 wanita hamil yang usus buntu dan amandelnya diangkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Benarkah Anak Kecil Tidak Boleh Operasi Amandel?

Dr Sami Shimi selaku salah satu peneliti mengatakan studinya penting karena selama ini kebanyakan dokter diajarkan bahwa pengangkatan usus buntu bisa mengganggu kesuburan.

"Studi penting karena ini bisa menenangkan para wanita muda bahwa menjalani apendiktomi tidak akan mengurangi kemungkinan mereka untuk hamil di masa depan," kata Shimi seperti dikutip dari BBC, Selasa (2/8/2016).

"Hal yang lebih penting, ketika kita melihat usus buntu dan amandel bersamaan, studi ini mengkonfirmasi tanpa keraguan bahwa membuang organ yang meradang atau rentan meradang pada wanita meningkatkan peluangnya untuk hamil," sambungnya.

Satu hal yang belum dapat dikonfirmasi oleh peneliti adalah bagaimana pastinya pengangkatan amandel dan usus buntu memperbaiki kesuburan. Bisa karena alasan biologis akibat minim peradangan sehingga tubuh jadi lebih subur atau bisa juga karena alasan perilaku, pasien jadi lebih aktif bercinta akibat rasa sakit yang minim.

Baca juga: Apakah Usus Buntu Bisa Hambat Pertumbuhan Badan? (fds/vit)

Berita Terkait