Sabtu, 06 Agu 2016 09:01 WIB

Tips Agar Kebiasaan Olahraga Tak Mudah Putus di Tengah Jalan

Firdaus Anwar - detikHealth
Ilustrasi olahraga (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta - Memulai gaya hidup sehat dengan rutin berolahraga bagi sebagian orang mungkin mudah diucap tapi sulit untuk dipraktikkan. Ada saja berbagai hal yang kemudian jadi alasan untuk akhirnya berhenti di tengah jalan.

Bagaimana caranya agar bisa sukses membentuk rutinitas olahraga sebagai kebiasaan? Ketua Federasi Triathlon Indonesia, Reza Puspo, mengatakan ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

Pertama adalah dengan memantapkan niat dan mulai dari aktivitas yang ringan. Bila ingin rutin olahraga lari misalnya maka mulai dengan intensitas yang ringan agar badan terbiasa dahulu baru kemudian perlahan-lahan menaikkan tingkat kesulitannya.

Bila saat pertama kali mencoba olahraga langsung memaksakan diri maka risiko terjadinya cedera akan lebih besar. Hal ini kemudian bisa berdampak membuat kenangan buruk dan menggoyahkan niat.

"Jadi kita memang nggak bisa maksain juga badan ini yang biasanya duduk kerja dari jam sembilan ke jam enam untuk langsung aktif bergerak olahraga. Memang perlu waktu minimal tiga bulan," kata Reza ketika ditemui pada acara temu media Synthesis Merdeka Ride, gedung Synthesis, Jakarta, Jumat (5/8/2016).

Baca juga: Susahnya Meluangkan Waktu 30 Menit Sehari untuk Jalan Kaki

Hal yang kedua menurut Reza adalah dengan bergabung ke dalam komunitas dan menemukan teman untuk melakukan kegiatan bersama. Dengan demikian motivasi untuk olahraga juga bisa tetap terjaga sampai akhirnya menjadi suatu kebiasaan.

"Komunitas itu seru ngajakin, mengayomi, dan memberi ilmu pengetahuan misalnya tentang naik sepeda atau lari. Dan kadang komunitas itu ngajak melulu, jadi kalau kita udah masuk 'ayo sepedaan, ayo ke sini, ayo kasihan tuh sepedanya karatan nanti,'" ujar Reza.

"Kalau udah sama komunitas pasti akan ada kegiatan dan itu akan menjadi motivasi kita untuk keep on going. Insya Allah kalau sudah terbiasa tiga bulan badan kita pun kalau berhenti kaya ada penolakan, 'aduh badan kok rasanya nggak enak ya,'" pungkasnya.

Baca juga: Tak Ingin Sakit-sakitan Seperti Ayahnya, Pria Ini Terapkan Hidup Sehat (fds/vit)