Lalu, benarkah larangan tersebut? dr Irsan Hasan, SpPD, KGEH mengatakan tidak ada larangan makan makanan tertentu pada pasien hepatitis C. Pasien hepatitis C masih boleh mengonsumsi apa saja asalkan makanan tersebut mengandung antioksidan yang baik untuk tubuh.
"Kalau ada yang nanya 'boleh nggak makan daging?' atau 'boleh nggak makan es krim?', mereka masih boleh yang penting tidak berlebihan dan mengandung antioksidan," kata dr Irsan yang juga praktik di RS Cipto Mangunkusumo, saat ditemui dalam seminar awam 'Hepatitis C Dapat Disembuhkan, Mitos atas Fakta?' di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (6/8/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, apakah pasien hepatitis C yang gemar kopi masih boleh mengonsumsinya? dr Irsan juga tidak melarang, bahkan menganjurkan untuk tetap mengonsumsinya.
"Tidak benar juga ada yang bilang kopi tidak bagus untuk liver, terlebih penelitian juga telah membuktikan kopi baik untuk liver," lanjut dr Irsan.
Walaupun baik untuk liver, bukan berarti pasien hepatitis yang tidak tidak pernah mengonsumsinya jadi harus mengonsumsi kopi. "Maksudnya di sini itu bagi yang memang biasa minum kopi silakan, tetapi kalau yang tidak pernah jangan," tutur dr Irsan.
Hepatitis C merupakan salah satu penyakit yang dapat menyerang hati. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang memicu infeksi serta inflamasi pada hati.
Umumnya, penyakit ini tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Maka dari itu, sekitar 75 persen penderita hepatitis C tidak menyadarinya bahwa dirinya sudah tertular penyakit tersebut.
Baca juga: Kenali! Ini Bedanya Hepatitis A, B, C, D dan E
(vit/vit)











































