Selasa, 30 Agu 2016 16:00 WIB

Malas Ganti Pakaian Dalam Saat Banyak Aktivitas, Hati-hati Kulit 'Jamuran'

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Ilustrasi gatal (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Malas mandi dan ganti pakaian dalam saat aktivitas sedang padat? Hati-hati, dalam jangka panjang hal ini bisa menimbulkan infeksi jamur terutama di area selangkangan.

Demikian disampaikan oleh dr Eddy Karta, SpKK dari Edmo Clinic Jakarta Selatan kepada detikHealth. Gejala awal yang muncul biasanya berupa gatal-gatal di area selangkangan dan organ intim.

"Gatal ini disebabkan oleh infeksi jamur, misalnya dalam bahasa kedokteran disebut tine cruris dan candida. Bisa juga akibat iritasi," ujar dr Eddy.

Baca juga: Ada Bercak Merah di Kulit Bayi Akibat Popok Jarang Diganti, Waspada Diaper Rash

Menurut dr Eddy, faktor penyebab utamanya adalah cuaca yang lembab, serta aktivitas yang menyebabkan keringat berlebih. Hal ini jika dibarengi dengan malas mandi dan jarang mengganti pakaian dalam akan semakin membuat area selangkangan menjadi lembab dan mudah berjamur.

Untuk pengobatannya, biasanya dokter akan memberikan salep jamur yang dipakai dua kali sehari selama dua atau tiga pekan. Yang terpenting, meskipun gatal sebaiknay tidak digaruk karena dapat memperparah hiperpigmentasi. Terlebih jika tangan atau kuku yang dipakai untuk menggaruk tidak dalam kondisi bersih.

Kotoran atau bakteri yang menempel akan dengan mudah berpindah ke area infeksi dan membuat kondisinya menjadi semakin parah. Sebisa mungkin sambil diobati jagalah area selangkangan tetap bersih dan kering, salah satunya dengan mengganti pakaian dalam saat sedang basah dan banyak berkeringat.

Baca juga: Ada Bercak Putih di Wajah Bayi, Apakah Itu Panu? (ajg/vit)