Ya, dokter menyebutkan tubuh wanita memerlukan hormon androgen dan testosteron untuk memproduksi sel telur. Padahal hormon ini biasanya lebih identik dengan pria.
Disampaikan oleh dokter spesialis kandungan dan kebidanan RS Cipto Mangunkusumo, Dr dr Budi Wiweko, SpOG(K) atau dr Iko, bahwa wanita memang benar membutuhkan hormon androgen dan testosteron.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah wanita butuh hormon androgen? Jawabannya perlu. Produksi androgen di tubuh wanita ada di ovarium atau indung telur," ungkap dr Iko beberapa waktu lalu kepada detikHealth.
Sementara itu, hormon testosteron juga dibutuhkan wanita untuk pertumbuhan rambut kemaluan. Meskipun demikian, jumlah hormon-hormon tersebut tak banyak terdapat dalam tubuh wanita. Bentuk aktifnya hanya sekitar 1 persen yang beredar, sementara sisa 99 persennya 'diikat' oleh protein.
"Terlepas lebih dari 1 persen bisa menjadi masalah, oleh sebab itu tubuh mengikat sebagian besar hormon tersebut dan hanya mengedarkannya sedikit sekali. Jika berlebihan maka bisa menimbulkan masalah lain, yakni disebut hiperandrogen," pungkas dr Iko.
Baca juga: Rajin Cuci Muka Kok Masih Jerawatan? Bisa Jadi Kelebihan Androgen
(ajg/vit)











































