Studi: Cairan Pembersih Rumah Bisa Turunkan Fungsi Paru-paru

Studi: Cairan Pembersih Rumah Bisa Turunkan Fungsi Paru-paru

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Selasa, 06 Sep 2016 12:46 WIB
Studi: Cairan Pembersih Rumah Bisa Turunkan Fungsi Paru-paru
Foto: ist
Jakarta - Bersih-bersih rumah bukanlah pekerjaan yang mudah, apalagi membutuhkan banyak tenaga. Tak heran jika banyak orang yang malas melakukannya.

Penelitian terbaru dari University of Bergen, Norwegia mengungkap ada bahaya terpendam dari bahan-bahan pembersih rumah tangga, termasuk disinfektan yang diklaim dapat menghilangkan kuman-kuman di tempat terkotor di rumah seperti kamar mandi.

Pengamatan dilakukan terhadap lebih dari 5.000 wanita di Eropa selama dua dekade atau 20 tahun. Ternyata mereka yang bekerja sebagai tukang bersih-bersih profesional berisiko mengalami penurunan fungsi paru-paru 17 persen lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang bekerja sebagai tukang bersih-bersih di jalanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penurunan fungsi paru-paru ini terjadi dalam waktu 20 tahun ke depan, persis seperti periode ketika riset dilakukan.

Tetapi jangan dikira ini hanya terjadi pada pekerja profesional saja. Fakta serupa juga ditemukan pada ibu-ibu rumah tangga. Pada ibu rumah tangga, risiko penurunan fungsi paru-parunya mencapai 14 persen dalam kurun yang sama.

Baca juga: Alergi Deterjen Bisa Sebabkan Tangan dan Kaki Pecah-pecah Hingga Berdarah

Menurut peneliti, ini karena mereka terpapar bahan-bahan kimia, termasuk ammonia yang dapat mengakibatkan iritasi pada saluran pernapasan. Tak hanya itu, bahan pembersih lain juga bisa memicu alergi.

Ironisnya, kandungan kimiawi tersebut terkandung dalam beragam jenis cairan pembersih rumah, mulai dari pemutih hingga cairan pel atau pembersih lantai.

"Padahal ini pekerjaan sehari-hari dan dilakukan banyak orang. Untuk itu nampaknya kita harus mulai lebih berhati-hati terhadap bahan-bahan kimia yang dilepaskan ke udara, apalagi jika bentuknya semprotan," kata peneliti, Oistein Svanes seperti dilaporkan The Sun.

Dalam studi-studi sebelumnya sudah pernah disebutkan adanya risiko chronic obstructive pulmonary disease (COPD) pada tukang bersih-bersih profesional, namun memang baru kali ini ada studi yang melakukan pengamatan jangka panjang untuk memastikan ada tidaknya bahaya terhadap paru-paru tersebut.

Risiko gangguan pernapasan lain yang bisa muncul akibat bersih-bersih rumah di antaranya bronkitis dan emfisema.

Baca juga: Bakar Kalori Sambil Lakukan Pekerjaan Rumah? Bisa, Coba Saja Gerakan Ini (lll/vit)

Berita Terkait