Kasus Pria yang Kekurangan Hormon 'Pria', Kemungkinan Ada Masalah di Kromosom

Kasus Pria yang Kekurangan Hormon 'Pria', Kemungkinan Ada Masalah di Kromosom

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Rabu, 07 Sep 2016 19:04 WIB
Kasus Pria yang Kekurangan Hormon Pria, Kemungkinan Ada Masalah di Kromosom
Foto: thinkstock
Jakarta - Hormon androgen merupakan salah satu hormon khas pria yang sepatutnya dimiliki pria itu sendiri dengan kadar normal. Namun ada kalanya pria justru kekurangan hormon tersebut.

Menurut Dr dr Budi Wiweko, SpOG(K) atau dr Iko, salah satu penyebab yang mungkin memengaruhi adalah adanya gangguan pada kromosom pada tubuh pasien.

"Ya, sebagian besar mungkin karena ada masalah di kromosom. Jadi pria kan kromosomnya X dan Y, nah kromosom Y itu fungsinya memerintahkan tubuh untuk mengembangkan kelamin menjadi testis," ujar dr Iko kepada detikHealth.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika kemudian ada masalah pada perkembangan kromosom Y tersebut, maka akan berangkai menjadi masalah-masalah baru. Salah satunya adalah gangguan pada keseimbangan hormon dan reproduksi pria.

"Pria itu sumber utama testosteron atau androgennya cuma di testis. Jadi kalau ada sesuatu terjadi di kromosom Y, pasti testisnya bermasalah. Testis bermasalah, testosteron dan androgen ikut terbawa bermasalah," imbuh dokter spesialis kandungan dan kebidanan RS Cipto Mangunkusumo tersebut.

Jika kadar hormon tersebut rendah pada tubuh pria, salah satu hal yang akan terpengaruh adalah gangguan pada gairah bercinta. "Efeknya ya pertumbuhan rambut-rambut di tubuh pria tidak ada, juga akan ada gangguan pada sexual drive. Gairah seksualnya tidak ada," ungkap dr Iko.

Untuk mengatasi masalah gangguan hormon tersebut, dr Iko menganjurkan pria untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Setelah dicari tahu faktor penyebabnya, maka pengobatan yang tepat dapat diberikan, salah satunya dengan pemberian suplemen khusus.

Baca juga: Gemuk dan Punya Gangguan Hormon, Wanita Jadi Rentan Kena PCOS (ajg/vit)

Berita Terkait