Bahkan saking populernya Dory, ia pun dibuatkan film tersendiri dengan judul Finding Dory. Sebenarnya yang hilang kali ini bukan Dory, namun dari film ini penonton akhirnya tahu bahwasanya Dory adalah 'long lost child' alias anak yang lama hilang, dan sebagian diakibatkan oleh amnesia yang dideritanya.
Kisah Dory dimulai saat dirinya masih kecil. Saat itu ia sedang menghabiskan waktu bersama kedua orang tuanya, salah satunya dengan bermain petak umpet. Namun Dory kecil sudah memperlihatkan gejala amnesia, sebab ketika diminta berhitung, ia hanya bisa sampai di angka 4, dan setelah itu perhatiannya langsung teralihkan ke hal lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, kedua orang tuanya tak pernah mempermasalahkan hal itu di depan sang buah hati. Mereka hanya mewanti-wanti agar Dory kecil tidak terseret arus dan terpisah dari mereka.
Hanya saja, dengan amnesia dan kepolosan Dory kecil, ketakutan itu terjadi juga. Tiba-tiba saja ikan jenis blue tangs ini ditemukan dalam perairan yang lebih gelap, dan sejak saat itu ia hidup luntang-lantung di sana. Belakangan ketahuan jika Dory terseret arus karena ingin mencarikan kerang ungu favorit sang ibu.
Sehari-hari ia menghabiskan waktu untuk mencari keluarganya dengan cara bertanya kepada ikan-ikan yang dijumpainya di jalan. Tentu saja Dory tak menemukan jawabannya karena ia tak bisa mengingat detail tentang mereka. Hingga suatu ketika Dory yang sudah dewasa bertabrakan dengan Marlin, ayah Nemo dan dimulailah petualangan mereka untuk menyelamatkan Nemo. Sejak saat itu Marlin dan Nemo adalah satu-satunya keluarga Dory.
Lalu bagaimana Dory bisa tiba-tiba ingat keluarganya? Karena suatu kesalahpahaman, suatu saat Dory menjadi asisten mengajar di kelas Mr Ray, seekor ikan pari. Hari itu Mr Ray akan mengajak kelasnya untuk melihat migrasi ikan pari, dan mereka sempat terlibat dalam suatu diskusi. Ketika itu Dory ditanya oleh salah seekor ikan yang ada di kelas tentang dimana Dory dibesarkan. Dengan wajah murung, Dory menjawab tidak tahu karena ia mengidap short-term memory loss.
"Bagaimana kau bisa ingat keluargamu jika kau mengalami short-term memory loss?" tanya ikan itu lagi. Dory kemudian menjawab, ia hanya bisa mengingat sesuatu yang menurutnya masuk akal seperti soal keluarga. Ini karena ia meyakini semua orang pasti memiliki keluarga, hanya saja ia tidak mengingatnya.
Amnesia secara umum didefinisikan sebagai sebuah kondisi di mana seseorang kehilangan ingatan akan fakta, informasi dan pengalaman yang pernah ia rasakan. Menariknya, dalam film maupun serial televisi, penderita amnesia seringkali digambarkan dengan seseorang yang lupa siapa dirinya, padahal penderita amnesia betulan tidak pernah mengalami hal ini.
Seperti dikutip dari Mayo Clinic, penderita amnesia tahu betul siapa dirinya. Hanya saja mereka kesulitan untuk menyerap informasi baru dan membentuk memori atau ingatan baru dalam otak mereka karena amnesia dipicu oleh kerusakan pada bagian otak yang berperan vital dalam memproses ingatan.
Namun perlu dipahami bahwa ada dua jenis amnesia:
- anterograde amnesia, kehilangan kemampuan untuk mempelajari informasi baru
- retrograde amnesia, kehilangan kemampuan untuk mengingat kejadian dan informasi yang sudah pernah diketahui dan dialami sebelumnya
Pada kasus Dory, ia mengalami anterograde amnesia. Dan karena amnesia itu pulalah, Dory tak dapat melanjutkan diskusi itu dan perjalanan dengan Mr Ray pun dimulai, hingga sampailah mereka di pinggir daratan. Saat itu Mr Ray berpesan kepada ikan-ikan kecil agar tidak terbawa arus, dan disitulah Dory mengingat hal pertama tentang keluarganya. Tetapi ketika kilas balik ingatannya muncul, Dory tak sadar telah terseret sekawanan ikan pari yang sedang bermigrasi meski kemudian berhasil diselamatkan.
Di situlah ia mengingat petunjuk kedua, yaitu 'the jewel of Morro Bay, California'. Setelah meminta bantuan Marlin, ketiganya menumpang kawanan kura-kura untuk mencapai perairan California. Dan tiba-tiba mereka terdampar di sebuah perairan yang gelap, yang belakangan diketahui sebagai bagian dari Marine Life Institute, sebuah institut rehabilitasi binatang laut.
Sayang Dory tertangkap oleh petugas dan dibawa masuk. Di sana ia bertemu dengan seekor cumi-cumi bernama Hank. Dari Hank-lah Dory tahu bahwa Marine Life Institute inilah tempatnya berasal dan dengan bantuan cumi-cumi ini, ia mencoba mencari mereka. Ada cuplikan adegan menarik yang terjadi saat Dory dan Hank menerobos masuk kantor institut untuk melihat peta.
Dory berharap dengan melihat peta tersebut, ia bisa ingat darimana asalnya. Dan ia tak sengaja membaca 'Kids Zone'. Hank yang mendengarnya langsung mencak-mencak. Nampaknya Hank punya pengalaman buruk dengan anak-anak, bahkan ia mengaku kehilangan tentakel karenanya.
Ketika Hank mengatakan tak mau kehilangan tentakel sekali lagi karena Dory, dengan cerdas Dory justru menjawab, "Oh itu berarti kau bukan lagi octopus, tapi septocus. Aku mungkin pelupa tapi aku bisa berhitung," candanya yang membuat Hank semakin marah.
Adegan lain yang menunjukkan kecerdasan Dory tampak saat ia bertemu dengan Destiny, seekor hiu paus yang ternyata teman semasa kecilnya di institut. Hanya saja karena kehilangan navigasi akibat terlalu lama dikurung dalam kandang, Destiny tak bisa berbuat banyak untuk membantu Dory. Untungnya Destiny memiliki tetangga bernama Bailey, seekor paus beluga.
Paus yang satu ini mempunyai keunggulan yang disebut 'echolocation', di mana mereka bisa melihat atau menemukan sesuatu yang berada di kejauhan hanya dengan memanfaatkan gelombang suaranya. Dory tanpa sadar mengatakan bahwa kemampuan itu tak ubahnya 'kacamata paling kuat di seluruh dunia' (the most powerful glasses in the world' yang belakangan menjadi petunjuk lain di mana mencari orang tuanya.
Begitu pula saat berdebat dengan Hank. Saat itu Destiny mengarahkan agar Hank dan Dory mencari jalan menuju Open Ocean Exhibit karena disanalah Dory berasal. Tetapi bukannya melihat penunjuk arah dengan benar, Dory justru berbelok ke arah lain. Hank sempat kesal dibuatnya dan sempat meneriaki Dory.
Saat itulah Dory berkata, "Untuk ukuran seseorang yang memiliki tiga jantung (heart), kau tidak begitu baik." Hank tentu tidak percaya dengan pernyataan itu dan membantahnya. Dory malah melanjutkannya dengan mengatakan bahwa tiga jantung cumi-cumi digunakan untuk memompa darah ke insang (2 jantung) dan ke seluruh tubuh (1 jantung).
Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar penderita amnesia memang bermasalah dengan memori jangka pendeknya (short-term memory), artinya sulit untuk menerima dan menyimpan informasi baru. Tetapi hal ini tidak mempengaruhi kepandaian, wawasan, kesadaran, penilaian, kepribadian dan identitas mereka. Mereka juga bisa memahami perkataan maupun tulisan dengan baik, bahkan belajar skill baru seperti mengendarai sepeda dan bermain piano.
Faktanya, petualangan demi petualangan yang dihadapi Dory justru mendorong memorinya semakin membaik. Sebab walaupun memori baru sudah pasti hilang, tapi tidak dengan memori yang lama tertanam, seperti di masa kecil.
Ini dibuktikan ketika Dory melihat ikon bergambar kerang berwarna ungu di peta institut. Dalam kilasan memorinya, Dory kecil sering diajak bermain dengan kerang oleh orang tuanya. Bahkan ibu Dory mengatakan kerang ungu adalah kesukaannya, yang belakangan diketahui adalah ikon untuk Open Ocean Exhibit dalam peta. Seiring berjalannya waktu, ia juga ingat perkataan sang ayah bilamana ia tersesat maka ia diminta untuk mengikuti kerang-kerang yang ditemuinya di jalan.
Tak hanya kecerdikan Dory saja yang diperlihatkan dalam film ini, tetapi juga betapa ia pantang menyerah walaupun tak kunjung menemukan orang tuanya. Setelah akhirnya sampai di rumahnya, ia justru diberitahu dua ekor kepiting jika seluruh ikan jenis blue tangs, termasuk ayah ibunya dibawa ke karantina dan akan dipindahkan ke Cleveland.
Setelah menerobos masuk ke pipa-pipa di bawah institut, sampailah ia di karantina. Begitu masuk, mereka hanya menemukan sekawanan blue tangs dalam sebuah tangki yang siap dipindahkan tetapi tidak dengan orang tuanya. Dari keterangan kawanan itu, orangtua Dory rupanya kembali ke karantina mengira buah hati mereka terjebak di situ dan tidak pernah kembali lagi
Namun karena kejadian itu berlangsung selama bertahun-tahun lalu, sempat muncul dugaan keduanya sudh meninggal. Dory langsung panik dan linglung. Meski sempat diselamatkan Hank, cumi-cumi ini malah tertangkap dan Dory terjebak di perairan gelap di bawah karantina. Di tengah kebimbangan, ia hanya melihat rumput laut yang tinggi dan kerang. Setelah ditelusuri, ternyata kerang-kerang itu berhasil membawanya kembali bertemu kedua orang tuanya.
Linglung dan hilang arah juga merupakan gejala lain yang diperlihatkan penderita amnesia pada umumnya. Tak hanya itu, mereka mempunyai kecenderungan untuk memiliki ingatan palsu, entah itu dibuat-buat sendiri atau berasal dari ingatan asli namun hanya keliru pada detailnya seperti waktu atau lokasi.
Karena berbentuk animasi, penggambaran karakter-karakter binatang laut dalam film ini sangat menarik perhatian, terutama anak-anak. Akan tetapi dari alur ceritanya, banyak pelajaran yang bisa dipetik, terutama rasa cinta pada keluarga dan semangat menolong dari setiap hewan yang dijumpai Dory, maupun Marlin dan Nemo walaupun mereka berbeda spesies.
Selain Finding Dory, film romantis bertajuk 50 First Date juga bisa dibilang sebagai salah satu film populer yang mengangkat tentang anterograde amnesia. Dalam film ini dikisahkan perjuangan Adam Sandler untuk mendapatkan hati Drew Barrymore yang mengalami amnesia karena sebuah kecelakaan mobil hebat.
Cedera kepala akibat kecelakaan hanyalah salah satu penyebab amnesia dari luar atau eksternal. Kerusakan otak internal juga dapat memicu amnesia, di antaranya akibat stroke; radang otak (ensefalitis); otak kekurangan oksigen karena serangan jantung, gangguan pernapasan atau keracunan karbonmonoksida; penyalahgunaan alkohol dalam waktu lama; tumor pada otak; penyakit degeneratif seperti Alzheimer; kejang; dan konsumsi obat tertentu.
Sedangkan dari luar, pemicu amnesia adalah gegar otak, baik akibat kecelakaan maupun saat berolahraga. Pada kasus tertentu juga bisa terjadi 'dissociative amnesia' di mana penderita mengalami amnesia karena guncangan mental atau trauma, tetapi ini sifatnya langka dan biasanya hanya terjadi sesaat.
Akan tetapi tidak ada pengobatan yang spesifik untuk penderita amnesia. Hanya ada beberapa teknik yang bisa dipelajari penderita amnesia untuk meningkatkan kemampuan daya ingatnya, atau mereka harus mendapatkan pengawasan penuh dari keluarga maupun carer-nya.
Halaman 2 dari 3











































