"MVP atau Mitral Valve Prolapse adalah suatu kelainan katup jantung yang tidak menutup rapat sehingga terjadi kebocoran," kata dr Julio Ulaan SpJP dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk.
Dikatakan dr Julio, umumnya jika MVP masih tergolong ringan dan tidak ada keluhan, tidak dilakukan intervensi. Hal itu ia sampaikan di sela-sela live chat 'Waspadai Penyakit Jantung' yang digelar detikHealth dan detikForum di Kantor Detikcom, Jl Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, Jumat (14/10/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gejala yang bisa terjadi di antaranya detak jantung tidak teratur, pusing, tubuh seperti mengawang, sulit bernapas dan sering napas terutama saat berbaring atau melakukan aktivitas fisik, kelelahan, dan nyeri dada yang tidak disebabkan serangan jantung atau penyakit jantung koroner.
Baca juga: Ikhlas, Kunci Degup Jantung Terjaga Meski Dihadapkan Situasi Sulit
"Bagi pasien MVP, sebaiknya dilakukan pengecekan echo setiap tahun untuk evaluasi severitas atau tingkat keparahan MVP," kata dr Julio.
Nah, komplikasi bisa saja terjadi akibat MVP. Mayo Clinic menyebut komplikasi yang paling umum adalah Mitral Valve Regurgitation (MVR) di mana kebocoran katup membuat darah kembali ke atrium kiri. Komplikasi lainnya yakni aritmia jantung yang sering terjadi di ruang atas jantung.
Aritmia jantung pun bisa menganggu aktivitas seseorang. Selain MVR dan aritmia, komplikasi lainnya yakni infeksi katup jantung atau endokarditis. Seperti diketahui, bagian dalam jantung berisi empat ruang dan empat katup yang dilapisi selaput tipis yang disebut endokardium. Nah, endokarditis merupakan infeksi di lapisan tersebut.
Baca juga: Dapatkah Degup Jantung Tak Teratur Disembuhkan? (rdn/vit)











































