Jumat, 28 Okt 2016 11:02 WIB

Curahan Hati Bocah 6 Tahun Soal Kakaknya yang Idap Autisme Ini Jadi Viral

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: Facebook/ Sophie Camilleri
Jakarta - Lex Camilleri kecewa bukan main ketika ada temannya yang menyebut kakaknya, Frank (9) aneh. Ya, Frank memang mengidap autisme, tetapi Lex sedih ketika sang kakak disebut aneh.

Ia pun mencurahkan kekecewaannya dalam surat. Dengan bantuan sang ibu, Sophie Camilleri, bocah 6 tahun itu berharap kesadaran akan disabilitas di sekolah bisa meningkat. Sehingga, orang-orang terutama para murid tak lagi menganggap anak dengan autisme sebagai sosok yang aneh.

Surat Lex pun diunggah Sophie di halaman Facebook-nya, Sophie Camilleri. Sejak diunggah tanggal 10 Oktober lalu, surat ini sudah dibagikan lebih dari 30 ribu kali. Sebanyak 26 ribu pengguna pun membagikan emoticon sedih, love, dan like.

"Pada hari Senin, saya merasa sedih karena murid perempuan di kelas saya mengatakan kakak saya aneh. Kakak saya mengidap autisme dan itu tidak aneh. Saya akan bahagia jika kita bisa memahami semua bentuk disabilitas di sekolah. Sehingga, semua orang mengerti bahwa beberapa orang berbeda tetapi kita harus memperlakukannya sama," tulis Lex dalam suratnya.

Dalam keterangan foto, Sophie menulis ketika Lex memberi tahu temannya bahwa Frank mengidap autisme, si teman tidak mengerti soal autisme. Untuk itu, Lex berencana akan berbicara tentang kepedulian terhadap disabilitas di sekolah pada pertemuan dewan sekolah.

Baca juga: Ciri Fisik Anak Autis Terletak di Mata dan Bibir

"Saya bangga Lex ingin mengubah pandangan soal disabilitas di sekolah. Dia baru berusia 6 tahun dan hanya ingin membuat sebuah perubahan. Bisakah saya meminta kesediaan teman-teman untuk membagikan postingan ini guna membantu Lex meningkatkan kepedulian terhadap disabilitas di sekolah. Terima kasih," kata Sophie.

Surat yang dibuat Lex ternyata juga dibagikan The National Autistic Society. Mereka juga menyatakan apresiasi dan dukungan atas apa yang dilakukan Lex. The National Autistic Society juga menyarankan Sophie untuk memberi info soal autisme kepada lingkungan sekolah dengan mengaskes situs autism.org.uk.

Kepada Today Parents, Sophie mengatakan bahwa Lex dan Frank (9) amat dekat. Meski Lex lebih muda, tapi dia selalu ada di sisi Frank dan menjaganya. Maka dari itu, Lex amat terkejut ketika ada temannya yang tak paham dengan autisme.

"Ya, bisa dikatakan sejak 6 tahun kehidupannya, Lex sudah hidup dengan autisme," ujar Sophie.

Ia menambahkan, keluarga berkomitmen untuk bisa mendapat dukungan dari seluruh dunia atas apa yang dilakukan Lex. Dengan begitu, mereka bisa bertemu dengan anggota parlemen untuk membahas undang-undang tentang pendidikan yang lebih baik bagi anak difabel.

Baca juga: Anjing Ini Jadi Terapis Balita yang Memiliki Autisme

(rdn/vit)