Senin, 31 Okt 2016 12:40 WIB

Redakan Nyeri Pinggang dengan Diurut Atau Diolesi Balsam, Bolehkah?

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: ilustrasi nyeri pinggang/thinkstock
Jakarta - Ketika nyeri pinggang menyerang, berbagai cara pun diupayakan seseorang guna meredakan bahkan menghilangkan nyeri yang dialami. Beberapa hal yang kerap dilakukan adalah menggunakan balsam bahkan mengurut bagian yang sakit.

Menanggapi hal ini, fisioterapis dari RSUK Kramat Jati, Iqbal Ramadhan Fauzi, S.Ft mengatakan untuk penggunaan balsem diperbolehkan. Tetapi ingat, tujuannya hanya untuk heating alias menghangatkan area yang sakit saja.

"Yang jelas kalau nyeri pinggang tidak kunjung membaik, untuk tindak lanjut sebaiknya menjalani fisioterapi. Sebab, penggunaan balsam bersifat urgent dan sementara aja," tutur Iqbal saat berbincang dengan detikHealth.

Ketika dibaluri balsam, pembuluh darah di area yang nyeri akan melebar sehingga aliran darah lebih lancar, kemudian rasa nyeri pun mereda. Iqbal mengatakan, pada prinsipnya, ketika terjadi nyeri, terjadi pula spasme atau kejang otot yang berpengaruh pada menyempitnya pembuluh darah.

Baca juga: Kenali, Berbagai Macam Fisioterapi untuk Bantu Atasi Nyeri Punggung Bawah

Nah, ketika nyeri pinggang terjadi bolehkah diurut? "Tidak diperbolehkan karena pada nyeri pinggang terutama pada kasus saraf terjepit, terjadi kejang otot pada area pinggang," kata Iqbal.

Berdasarkan pengalamannya, Iqbal menemukan beberapa pasien nyeri pinggang kronis justru mengalami pembengkakkan dan peradangan di struktur jaringan pinggang, karena mencari pengobatan di tukang urut.

Kemudian, ada pula pasien nyeri pinggang kronis yang mengalami pembengkakkan hingga kesulitan berjalan karena mencari pengobatan di tukang urut. Hal-hal seperti itu, lanjut Iqbal, bisa menjadi indikasi bahwa masih banyak masyarakat yang belum terlalu paham bagaimana peran penting fisioterapi dalam penanganan nyeri.

"Atau masyarakat kita yang masih percaya klenik turun temurun bahwa kasus cedera, penanganan pertamanya harus diurut," pungkas Iqbal.

Baca juga: Jangan Remehkan, Kadang Sakit Pinggang Indikasi Masalah Kesehatan Serius (rdn/vit)