Selasa, 01 Nov 2016 20:06 WIB

Alami Depresi Pasca Melahirkan, Begini Curhat Penyanyi Adele

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto: BBC/iStock
Jakarta - Empat tahun yang lalu penyanyi populer asal Inggris Adele melahirkan seorang bayi laki-laki bernama Angelo. Saat itu fans tidak tahu banyak apa yang dialami oleh Adele sampai pada sebuah wawancara dengan majalah ia mengungkapkan bahwa dirinya alami depresi pasca melahirkan atau postpartum depression (PPD).

PPD adalah gangguan kesehatan mental yang dapat menyerang seorang ibu dan berbeda dengan baby blues. PPD bersifat lebih serius karena berhubungan dengan kondisi mental yang berkepanjangan dan bisa berdampak buruk bila dibiarkan tanpa perawatan.

Baca juga: Ini Gejala Ibu yang Alami Depresi Pasca Melahirkan

Pada kasus Adele, ia mengatakan dirinya memang mudah alami depresi sejak kecil. Hal itu juga yang jadi alasan mengapa lagu-lagunya kebanyakan bertema kesedihan.

"Saya punya sisi gelap. Saya sangat mudah terkena depresi. Saya bisa masuk dan keluar dari depresi dengan cukup mudah. Ini berawal ketika kakek meninggal waktu saya masih 10 tahun, dan meski tak pernah berpikiran untuk bunuh diri saya sudah menjalani banyak terapi," kata Adele seperti dikutip dari Reuters, Selasa (1/11/2016).

Saat Angelo lahir, episode depresi pun kembali menyerang Adele. Penyebabnya ia mengaku begitu terobesesi dengan sang anak sampai-sampai khawatir berlebih tidak dapat memberikan yang terbaik.

"Saya alami depresi pasca melahirkan yang buruk setelah anak saya lahir, benar-benar membuat saya takut," kata Adele.

Beruntung Adele mengerti apa yang ia alami dan berkat bantuan dan pengalamannya serangan PPD dapat dikendalikan.

Psikolog keluarga Nuzulia Rahma menjelaskan ada beberapa hal yang bisa mendorong ibu terjerumus kondisi PPD. Kemungkinan pertama bisa karena ada faktor genetik yang membuat seorang ibu jadi lebih sensitif terhadap perubahan hormon dan kedua bisa karena ada faktor psikologis.

"Bisa karena psikologis, dia sudah punya riwayat depresi sebelumnya. Ada stres pribadi atau hal-hal yang tak bisa diterima dan sebagainya," kata Nuzulia.

Baca juga: Faktor-faktor Ini Bikin Ibu Rentan Alami Depresi Pasca Melahirkan


(fds/vit)