Sering Sakit Kepala? Mungkin 5 Asupan Ini Penyebabnya

Sering Sakit Kepala? Mungkin 5 Asupan Ini Penyebabnya

Firdaus Anwar - detikHealth
Kamis, 03 Nov 2016 09:03 WIB
Sering Sakit Kepala? Mungkin 5 Asupan Ini Penyebabnya
Foto: iStock
Jakarta - Siapa yang tak pernah merasakan sakit kepala? Hampir semua orang bisa dibilang pernah merasakan hal tersebut meski penyebabnya mungkin berbeda-beda.

Nah sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti di University of Cincinnati mengkonfirmasi salah satu penyebab umum sakit kepala bisa dari beberapa bahan makanan yang biasa kita konsumsi. Oleh karena itu bila seseorang ingin terhindar dari sakit kepala maka sebaiknya hindari pula bahan makanan tersebut.

Dengan mengkaji lebih dari 180 studi, diketahui ada lima bahan makanan penyebab sakit kepala:

1. Kafein

Foto: iStock
Profesor Vincent Martin, MD, dari departemen penyakit dalam University of Cincinnati selaku salah satu peneliti mengatakan kafein adalah penyebab umum sakit kepala. Bisa karena dikonsumsi terlalu banyak bisa juga karena dikonsumsi terlalu sedikit.

Pada orang yang terbiasa mengonsumsi kopi misalnya sudah tak heran lagi bila tak mendapat asupan kafeinnya ia akan merasa sakit kepala. Namun pada orang yang tak terbiasa minum kopi, kafein justru bisa jadi pemicu apabila dikonsumsi berlebih.

"Konsumsi sejumlah besar kafein (di atas 400 miligram) dapat menimbulkan gejala mulai dari kecemasan, depresi, hingga sakit kepala," Kata Prof Vincent.

2. MSG

Foto: GettyImages
Monosodium glutamate (MSG) adalah salah satu bahan yang sering dipakai dalam makanan sebagai penyedap rasa. Menurut Prof Vincent makanan olahan banyak mengandung bahan ini dan yang patut diwaspadai terutama makanan kaleng berkuah seperti sop.

"MSG bersifat paling provokatif apabila dikonsumsi dalam bentuk cair seperti pada sup," kata Prof Vincent.

3. Nitrit

Foto: iStock
Nitrit adalah bahan pengawet yang umum digunakan dalam makanan olahan daging seperti sosis dan ham. Studi menemukan bahwa sekitar lima persen individu yang alami migrain secara statistik lebih mungkin alami serangan ketika hari itu ia mengonsumsi makanan tinggi nitrit.

Prof Vincent mengatakan kondisinya sekarang karena peraturan yang lebih kuat penggunaan nitrit sudah mulai berkurang.

4. Alkohol

Foto: Thinkstock/Fox News
Alkohol pada minuman seperti bir, wine, dan vodka termasuk jadi penyebab umum serangan sakit kepala. Bila seseorang mengonsumsi terlalu banyak minuman tersebut maka dampaknya beberapa waktu kemudian ia bisa terserang sakit kepala parah yang dijuluki hangover.

5. Garam

Foto: iStock
Studi oleh peneliti dari John Hopkins University pada tahun 2014 menemukan bahwa memangkas konsumsi garam sampai tiga gram sehari atau setengah sendok teh mampu menurunkan risiko sakit kepala sampai 31 persen.

Seperti diketahui ketika seseorang banyak mengonsumsi garam maka tekanan darahnya akan meningkat. Semakin tinggi tekanan darah maka risiko beragam kondisi mulai dari stroke, serangan jantung, hingga sakit kepala juga akan tinggi.

Baca juga: Sering Sakit Kepala? Cobalah Kurangi Konsumsi Garam


Halaman 2 dari 6
Profesor Vincent Martin, MD, dari departemen penyakit dalam University of Cincinnati selaku salah satu peneliti mengatakan kafein adalah penyebab umum sakit kepala. Bisa karena dikonsumsi terlalu banyak bisa juga karena dikonsumsi terlalu sedikit.

Pada orang yang terbiasa mengonsumsi kopi misalnya sudah tak heran lagi bila tak mendapat asupan kafeinnya ia akan merasa sakit kepala. Namun pada orang yang tak terbiasa minum kopi, kafein justru bisa jadi pemicu apabila dikonsumsi berlebih.

"Konsumsi sejumlah besar kafein (di atas 400 miligram) dapat menimbulkan gejala mulai dari kecemasan, depresi, hingga sakit kepala," Kata Prof Vincent.

Monosodium glutamate (MSG) adalah salah satu bahan yang sering dipakai dalam makanan sebagai penyedap rasa. Menurut Prof Vincent makanan olahan banyak mengandung bahan ini dan yang patut diwaspadai terutama makanan kaleng berkuah seperti sop.

"MSG bersifat paling provokatif apabila dikonsumsi dalam bentuk cair seperti pada sup," kata Prof Vincent.

Nitrit adalah bahan pengawet yang umum digunakan dalam makanan olahan daging seperti sosis dan ham. Studi menemukan bahwa sekitar lima persen individu yang alami migrain secara statistik lebih mungkin alami serangan ketika hari itu ia mengonsumsi makanan tinggi nitrit.

Prof Vincent mengatakan kondisinya sekarang karena peraturan yang lebih kuat penggunaan nitrit sudah mulai berkurang.

Alkohol pada minuman seperti bir, wine, dan vodka termasuk jadi penyebab umum serangan sakit kepala. Bila seseorang mengonsumsi terlalu banyak minuman tersebut maka dampaknya beberapa waktu kemudian ia bisa terserang sakit kepala parah yang dijuluki hangover.

Studi oleh peneliti dari John Hopkins University pada tahun 2014 menemukan bahwa memangkas konsumsi garam sampai tiga gram sehari atau setengah sendok teh mampu menurunkan risiko sakit kepala sampai 31 persen.

Seperti diketahui ketika seseorang banyak mengonsumsi garam maka tekanan darahnya akan meningkat. Semakin tinggi tekanan darah maka risiko beragam kondisi mulai dari stroke, serangan jantung, hingga sakit kepala juga akan tinggi.

Baca juga: Sering Sakit Kepala? Cobalah Kurangi Konsumsi Garam


(fds/vit)

Berita Terkait