Selasa, 15 Nov 2016 14:08 WIB

Saat Seorang Ayah Berharap Makan Plasenta Bayinya Bisa Bermanfaat Untuknya

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: Facebook/ Aaron Curtis
Jakarta - Seorang ayah bernama Aaron Curtis yakin jika plasenta putrinya kaya akan nutrisi. Ia pun tak segan mengonsumsi plasenta putrinya yang baru lahir beberapa waktu lalu.

Apa yang dilakukan Aaron direkam oleh temannya dan video tersebut diunggah di akun YouTube Aaron, ironcurtis. Sejak diunggah tanggal 30 Oktober lalu, video ini dilihat lebih dari 50 ribu kali. Sebanyak 44 orang menyukainya dan 111 orang tidak menyukai video itu.

"Dengan kelahiran anak pertama saya, saya pikir saya akan mengonsumsi organ yang memberinya kehidupan selama di kandungan. Dengan harapan ini bisa membawa keuntungan bagi saya," tulis Aaron di keterangan video tersebut.

Dalam video berdurasi 1 menit 32 detik tersebut, terdapat tulisan 'Memakan plasenta Ilya Jane Curtis'. Kemudian, Aaron mengatakan setelah menunggu seminggu untuk membekukan plasenta tersebut, ia akan memasaknya dengan cara memanggang.

Setelah dipanggang, menggunakan pisau dan garpu perlahan Aaron memotong kemudian memakan plasenta tersebut.

"Rasanya seperti hati, tidak terlalu kering di bagian tengahnya," ujar Aaron saat ditanya oleh si perekam bagaimana rasa plasenta itu.

Apa yang Aaron lakukan juga ia tunjukkan di Facebook-nya, Aaron Curtis melalui sebuah foto dengan plasenta mentah yang terletak di piring. Sebanyak 163 komentar mampir di foto ini dan sekitar 240-an netizen membagikan emotikon like, laugh, dan gasp. Komentar pro dan kontra pun disampaikan netizen.

Akun Phil-Strong Babitsky mengingatkan bahwa melakukan hal itu bisa menimbulkan risiko Aaron terkena penyakit. Sementara, permintaan untuk menyingkirkan video yang dinilai mengganggu ini diungkapkan oleh Lachlan Smith. Tapi, ada pula pengguna Facebook yang setuju dengan apa yang dilakukan Aaron.

"Saya akan menambahkan bumbu bawang putih dan banyak olive oil kemudian garam dan lada, lalu menjadikannya barbaque," kata Jake Payne. Sementara, Joolz Kecskemeti mengatakan ini hanyalah plasenta dan bukan manusia, sehingga menikmatinya bukanlah masalah.

Baca juga: Kembalikan Nutrisi, Kati Mengonsumsi Plasenta Sendiri dengan Cara Dijus

Dikutip dari Web MD, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa mengonsumsi plasenta atau dikenal dengan placentophagy membawa keuntungan. Meski memang, banyak orang percaya, terutama para ibu bahwa makan plasenta buah hatinya bisa membantu mereka terhindar dari depresi pasca melahirkan, menambah energi, dan membantu meningkatkan produksi ASI.

Sementara, Parents melaporkan ada berbagai risiko yang bisa terjadi ketika seseorang mengonsumsi plasenta. Dokter obstetri dan ginekologi di Woodland, Texas, Marra Francis, MD mengatakan selama proses persalinan, plasenta bisa terkontaminasi berbagai jenis bakteri. Apalagi, vagina juga dalam kondisi tidak terlalu steril.

"Wanita juga bisa buang air besar saat dia bersalin sehingga ada kemungkinan juga plasenta terkontaminasi bakteri dari feses. Lagipula, apa yang Anda lakukan (memakan plasenta) belum tentu membawa manfaat seperti apa yang Anda harapkan," kata Francis.

Baca juga: Hah! Ada Plasenta Bayi di Dalam Obat-obatan dan Produk ini

(rdn/vit)