"Kami sangat mendukung langkah Dinas Kesehatan DKI dan Kementerian Kesehatan dalam memberikan edukasi mengenai bahaya penyakit TB pada bus Transjakarta. Saya harap baik pengguna maupun masyarakat di jalan dapat memperoleh informasi cukup agar dapat mencegah penyebaran TB karena penyakit ini berbahaya sekali," ujar Dirut PT Transportasi Jakarta Budi Kaliwono saat menghadiri acara HKN ke-52 di Ancol Lagoon, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (26/11/2016).
Jadi stiker materi edukasi TB dipasang di sejumlah bagian bus. Misalnya di pintu bagian tengah, akrilik dalam bus, dan pegangan tangan untuk penumpang. Pada bagian akrilik ada stiker berisi informasi perkembangan TB di Indonesia. Masyarakat juga diajak untuk mencegah penyebaran TB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: dok Transjakarta |
Ada pula penjelasan cara penyebaran TB melalui gambar batuk serta informasi bahwa penyakit ini bisa mendapat pengobatan gratis di puskesmas. Informasi tentang gejala TB dan etika batuk di tempat umum melalui gambar kartun juga diharapkan memberi penjelasan memadai tentang penyakit ini.
Untuk itu, Dinas Kesehatan DKI akan memberikan edukasi bagi pelanggan Transjakarta di halte-halte yang ramai. "Kita ingin pelanggan mendapatkan informasi yang utuh mengenai apa penyakit TB ini. Selanjutnya mereka dapat menyebarluaskannya kepada teman dan keluarga, sehingga Indonesia bebas TB 2025 dapat terwujud," harapnya.
Foto: dok Transjakarta |
Baca juga: Puskesmas-puskesmas Keren di Jakarta: Punya Poli Jiwa dan TB Kebal Obat
(vit/up)












































Foto: dok Transjakarta
Foto: dok Transjakarta