Minggu, 27 Nov 2016 09:36 WIB

Si Cantik Indah Dewi Pertiwi dan Kisahnya Jadi Relawan Peduli AIDS

Nurvita Indarini - detikHealth
Foto: Nurvita Indarini/detikHealth
Jakarta - Penyanyi Indah Dewi Pertiwi (IDP) sangat peduli pada AIDS. Karena itu, di antara kesibukan bernyanyinya, dia menyempatkan diri menjadi relawan peduli AIDS. Seperti apa kisahnya?

Kepada detikHealth, IDP mengaku baru sekitar setahun terakhir ini menjadi relawan peduli AIDS di Yayasan AIDS Indonesia. Menurutnya menjadi relawan peduli AIDS sejalan dengan yang sudah dia lakukan selama ini. Di mana dia menghindari faktor risiko penularan HIV-AIDS.

"Jangan pakai narkoba, karena salah satu penularan HIV-AIDS itu melalui jarum suntik. Nah, awalnya narkoba itu biasanya kan karena mabuk dulu. Lalu bisa karena seks bebas. Biarin deh mau dikata-katain nggak gaul atau apa. Yang penting kita peduli sama diri kita dan keluarga," tutur IDP di sela-sela peringatan Hari AIDS Sedunia oleh Yayasan AIDS Indonesia di Central Park Mall, Jl S Parman, Jakarta, Sabtu (27/11/2016).

Baca juga: Merasa Sehat Padahal Sering Seks Bebas? Dokter: Virus HIV Punya Masa Inkubasi

Kata dia, teman yang baik adalah yang mendukung dalam kebaikan dan bukan menjerumuskan. Karena itu jika ada teman yang mengajak ikut kegiatan yang justru merugikan, sebaiknya berteman dengan yang lain saja.

"Penting jaga pergaulan agar kita nggak terjerumus ke hal-hal yang negatif. Kalau berteman pilih-pilih, ya memang pilih-pilih. Pilih-pilih teman yang bikin hidup kita positif. Nggak usah pedulikan yang mengajak ke kegiatan negatif. Kalau kegiatannya nggak positif lebih baik nggak usah hiraukan," tutur IDP.

IDP berharap dirinya yang seorang public figure tidak hanya diikuti gaya fashion atau musiknya saja, tapi juga kegiatan positif yang dilakukannya. Karena itu beberapa kali IDP pun turut serta memberikan edukasi kepada remaja dan masyarakat lainnya terkait HIV-AIDS.

"Kita punya pengetahuan tentang apa itu HIV-AIDS, bagaimana penularannya, jangan cuma berhenti di kita saja. Kasih tahu pengetahuan ini ke orang lain. Kalau pas ngasih edukasi ke anak-anak, mereka antusias dan banyak tanya-tanya juga," imbuh IDP.

Sementara pada mereka yang positif HIV-AIDS, IDP mengingatkan untuk memberi dukungan. "Kalau ada yang bilang orang yang positif HIV-AIDS itu pengen orang lain kena juga, nyatanya nggak seperti itu. Mereka juga nggak mau kok keluarganya, orang lain, juga kena. Mereka butuh dukungan kita," tegas IDP.

Baca juga: Kenali, Ini Gejala Minor dan Mayor Infeksi AIDS (vit/vit)