Jakarta -
Menunjukkan empati pada kerabat yang anaknya terserang kanker tak melulu harus dengan bantuan uang. Tindakan sekecil apapun asal dilakukan dengan ikhlas dikatakan pakar bisa sangat membantu.
Saat ini, biaya pengobatan pasien kanker anak bisa ditanggung lewat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Nah, kita sebagai kerabat bisa membantu di bidang lain.
Lalu, apa saja bantuan yang bisa kita berikan? Dirangkum detikHealth, berikut beberapa di antaranya:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Ucapan-ucapan yang Sebaiknya Dihindari Jika Ada Anak Kerabat yang Kena Kanker
1. Hadir menemani
Foto: thinkstock
|
Psikolog keluarga dari Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia, Ita D Azly, mengatakan hal paling sederhana yang bisa dilakukan jika kerabat memiliki anak yang terserang kanker adalah menemaninya. Dalam artian, hadir saat orang tua membutuhkan.
"Sesimpel pegang tangannya saja sudah bisa sangat membantu. Bukan kata saya, ini pengakuan dari orang tua yang anaknya kena kanker. Pegang tangannya saja itu benar-benar bisa membantu," tuturnya.
2. Jadi tempat curhat
Foto: thinkstock
|
Orang tua yang anaknya kena kanker pasti mengalami syok, bingung, hingga cemas dan takut. Di saat-saat seperti ini, mereka sangat butuh orang yang bisa dijadikan tempat mencurahkan hati.
"Kalau kita dengerin saja curhatnya, keluh-kesahnya, setidaknya kita sudah membantu mengurangi beban dia. Jangan gara-gara kita nggak tega, jadinya nggak mau dengar ceritanya. Karena mereka ini sangat butuh bercerita dan ada yang mendengarkan," urainya lagi.
3. Teman menangis
Foto: Thinkstock
|
Sebagian orang tua tak kuasa menahan haru ketika melihat kondisi anaknya. Untuk menjaga perasaan anak, orang tua biasanya tak ingin tampak sedih di depannya.
Ita mengatakan orang tua menangis merupakan hal yang wajar dan jangan ditahan. Menangis merupakan ungkapan kesedihan dan kita sebagai kerabat bisa membantu dengan hadir di sisinya saat menangis.
4. Bermain dengan anaknya
Foto: thinkstock
|
Anak yang mengidap kanker tidak berbeda dengan anak-anak lain yang butuh bermain. Namun karena kondisinya, sering kali pergerakan mereka terbatas atau hanya bisa berada di rumah sakit.
Anda bisa membantu dengan bermain bersama mereka. Jika Anda memiliki anak dengan usia sebaya, ada baiknya juga untuk mengajak anak Anda bermain bersama.
5. Bergabung menjali relawan
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Bagaimana pun, pasien kanker anak bukan hanya berasal dari keluarga dekat Anda. Untuk itu jika Anda memang ingin membantu, bergabung sebagai relawan kanker anak juga disarankan.
Sebagai relawan Anda memiliki fungsi untuk menemani orang tua dan serta mengedukasi dan mensosialisasikan hal-hal yang berkaitan dengan kanker anak.
Psikolog keluarga dari Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia, Ita D Azly, mengatakan hal paling sederhana yang bisa dilakukan jika kerabat memiliki anak yang terserang kanker adalah menemaninya. Dalam artian, hadir saat orang tua membutuhkan.
"Sesimpel pegang tangannya saja sudah bisa sangat membantu. Bukan kata saya, ini pengakuan dari orang tua yang anaknya kena kanker. Pegang tangannya saja itu benar-benar bisa membantu," tuturnya.
Orang tua yang anaknya kena kanker pasti mengalami syok, bingung, hingga cemas dan takut. Di saat-saat seperti ini, mereka sangat butuh orang yang bisa dijadikan tempat mencurahkan hati.
"Kalau kita dengerin saja curhatnya, keluh-kesahnya, setidaknya kita sudah membantu mengurangi beban dia. Jangan gara-gara kita nggak tega, jadinya nggak mau dengar ceritanya. Karena mereka ini sangat butuh bercerita dan ada yang mendengarkan," urainya lagi.
Sebagian orang tua tak kuasa menahan haru ketika melihat kondisi anaknya. Untuk menjaga perasaan anak, orang tua biasanya tak ingin tampak sedih di depannya.
Ita mengatakan orang tua menangis merupakan hal yang wajar dan jangan ditahan. Menangis merupakan ungkapan kesedihan dan kita sebagai kerabat bisa membantu dengan hadir di sisinya saat menangis.
Anak yang mengidap kanker tidak berbeda dengan anak-anak lain yang butuh bermain. Namun karena kondisinya, sering kali pergerakan mereka terbatas atau hanya bisa berada di rumah sakit.
Anda bisa membantu dengan bermain bersama mereka. Jika Anda memiliki anak dengan usia sebaya, ada baiknya juga untuk mengajak anak Anda bermain bersama.
Bagaimana pun, pasien kanker anak bukan hanya berasal dari keluarga dekat Anda. Untuk itu jika Anda memang ingin membantu, bergabung sebagai relawan kanker anak juga disarankan.
Sebagai relawan Anda memiliki fungsi untuk menemani orang tua dan serta mengedukasi dan mensosialisasikan hal-hal yang berkaitan dengan kanker anak.
(mrs/vit)