Sabtu, 10 Des 2016 12:33 WIB

Menghirup Udara dari Hidung Bisa Meningkatkan Memori Otak Lho

Edwin Ramadi - detikHealth
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Kemampuan memori seseorang tidak hanya dipengaruhi makanan yang diasup, tapi bisa juga dari cara bernapas. Ya, menghirup udara dari hidung dipercaya bisa meningkatkan memori manusia.

Sebuah penelitian Northwestern University mengungkapkan hirupan udara dalam bernapas melalui hidung akan mempunyai manfaat dalam meningkatkan daya memori dan respons terhadap rangsangan menakutkan. Sedangkan efek pernapasan melalui mulut hanya mempertahankan memori sementara.

Baca juga: Murid-murid Diajari Teknik Bernapas, Konon Bisa Bikin Belajar Lebih Baik

Dalam studi tersebut, peneliti menemukan individu lebih mampu mengidentifikasi wajah menakutkan saat menghirup napas, dibandingkan saat menghembuskan napas.

"Salah satu temuan utama dalam penelitian ini, adanya perbedaan aktivitas otak di amigdala dan hippocampus selama menarik napas, dibandingkan menghembuskan napas," uangkap peneliti, Christina Zelano, selaku asisten profesor neurologi di Northwestern University Feinberg School of Medicine.

Penelitian ini melibatkan 60 peserta yang diminta untuk membuat keputusan lewat ekspresi emosional. Peneliti juga merekam pernapasan mereka.

Peserta lantas disajikan objek gambar dengan ekspresi baik, takut hingga terkejut. Mereka dapat mengingat obyek lebih cepat pada saat proses penghirupan napas melalui hidung.

Baca juga: Banyak Orang Tua Khawatir Soal Pengobatan Gangguan Pernapasan Anak

Efek ingatan mereka agak berkurang saat melakukan tugas yang sama ketika mereka menghembuskan napas lewat mulut. Temuan ini menunjukkan bahwa pernapasan cepat dapat memberi keuntungan pada saat situasi darurat atau bahaya.

Percobaan ini bertujuan untuk menilai fungsi memori otak dalam mengingat, bila ditunjukkan gambar dari obyek pada layar komputer dan diminta untuk mengingatnya kembali. Demikian dikutip dari Dailymail, Sabtu (10/12/2016). (vit/vit)