Kamis, 15 Des 2016 09:02 WIB

Setelah 40 Tahun, Tumor yang Menjuntai di Wajah Pria Ini Akhirnya Diangkat

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Foto: ilustrasi/thinkstock Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Empat puluh tahun sudah Krishna Prasad Bhattarai hidup dengan dua tumor besar yang menjuntai di wajahnya. Tumor-tumor itu pulalah yang menghalangi Krishna untuk menemukan cinta sejatinya.

Pria asal Taplejung, Nepal ini mengaku mulai terserang kondisi yang disebut neurofibromatosis itu sejak usianya baru 12 tahun. Lambat-laun tumornya juga tumbuh hingga kini seberat 13 kg.

Orang-orang di sekitarnya pun takut kepadanya. Akibatnya ia tak punya teman, tak punya pekerjaan, apalagi pasangan hidup. "Mereka terlalu takut untuk bicara dengan saya karena apa yang ada di wajah ini. Saya sangat kesepian," tuturnya.

Krishna bukannya tinggal diam. Ia telah berkunjung ke berbagai rumah sakit di negaranya, tetapi semuanya angkat tangan. Mayoritas dari mereka mengatakan tak ada yang bisa dilakukan dengan tumor sebesar itu.

Hingga suatu ketika di tengah jalan Krishna bertemu dengan salah seorang staf sebuah NGO (organisasi non-pemerintah) yang kemudian memberinya saran untuk menemui dr Jaswan Shakya.

dr Shakya adalah ahli bedah kosmetik dari Sushma Koirala Memorial Hospital di ibukota Kathmandu. Krishna akhirnya berhasil menemui sang dokter awal tahun ini.

Baca juga: Tumor Sepanjang 70 Cm Diangkat dari Punggung Nenek Ini

"Saya sering menemui pasien dengan tumor di wajahnya, tetapi tak ada yang sebesar ini. Jujur saya kaget ketika pertama kali melihatnya," tutur dr Shakya seperti dilaporkan The Sun.

Menurut dr Shakya, Krishna mengalami kemalangan ini semata karena kondisinya tak segera ditangani, sehingga tumornya membesar. Tumor tersebut telah menghalangi pria ini untuk beraktivitas seperti orang normal. Bahkan karena panjang dan berat, Krishna harus memasukkannya ke dalam tas.

"Kondisi kulit di tumornya juga sangat buruk, apalagi sering bergesekan, sehingga terinfeksi dan menimbulkan bau busuk. Makanya tak ada yang mau dekat-dekat, apalagi berbicara dengannya," lanjutnya.

Didasari rasa iba, sang dokter pun berkenan untuk mengangkat tumor Krishna. Operasi berhasil digelar April silam dan menghabiskan waktu selama tujuh jam.

"Ini mungkin jadi tumor terbesar yang pernah kami operasi jadi tantangannya juga sangat besar. Tetapi melihat wajahnya saat ini, kami ikut lega," kata dr Shakya yang mengaku tidak mematok biaya untuk operasi yang dilakukannya kepada Krishna.

Ia menambahkan, masih banyak tumor kecil di sekujur tubuh Krishna, tetapi hal itu masih bisa ditangani di kemudian hari.

Pria berusia 60 tahun itu juga akhirnya diterima bekerja di ladang milik petani setempat. "Semua orang ramah kepada saya sekarang. Saya juga lebih percaya diri dan bisa menghasilkan uang sendiri. Saya begitu berterima kasih kepada para dokter yang telah membantu saya," ujarnya.

Baca juga: Selain Urip, Ini Orang-orang yang Hidup dengan Neurofibromatosis (lll/vit)
News Feed