5 Terapi Alami untuk Berantas Jamur di Kaki

5 Terapi Alami untuk Berantas Jamur di Kaki

Firdaus Anwar - detikHealth
Rabu, 11 Jan 2017 07:36 WIB
5 Terapi Alami untuk Berantas Jamur di Kaki
Foto: Thinkstock
Jakarta - Kaki adalah bagian tubuh yang penting karena ia mengantarkan seseorang untuk pergi ke mana-mana. Oleh karena alasan itu juga kaki sering bersentuhan dengan berbagai macam kondisi permukaan membuatnya rentan terkena masalah.

Salah satu masalah yang bisa menyerang adalah infeksi jamur. Kalau sudah terkena kaki bisa terasa gatal-gatal dan muncul bau tidak sedap.

Untuk mengatasinya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Dikutip dari berbagai sumber berikut contoh-contohnya:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: 4 Cara Mudah Mengatasi Keputihan Akibat Infeksi Jamur

1. Minyak pohon teh

Foto: thinkstock
Menurut Global Health Center, minyak pohon teh dapat membantu menghancurkan fungi penyebab masalah di kaki. Caranya sederhana cukup campur minyak teh ke dalam ember berisikan air hangat dan rendam kaki selama kurang lebih 10 menit.

Setelah selesai lap kaki dengan handuk dan secara langsung berikan beberapa tetes minyak teh pada bagian kaki yang paling parah terinfeksi.

2. Garam

Foto: Getty Images
Cara sederhana lainnya untuk membunuh jamur di kaki adalah dengan merendamnya dengan larutan garam. Rendam kaki secara rutin setiap hari ke dalam baskom berisi air hangat yang telah dicampur dengan garam selama 10-15 menit.

Garam diketahui memiliki sifat yang mampu melawan bakteri dan fungi oleh karena itu sering dipakai dalam beberapa metode pengawetan makanan.

3. Cuka sari apel

Foto: Thinkstock
Larutan cuka sari apel dapat membuat lingkungan yang sangat asam untuk fungi bisa hidup. Anda bisa menggunakan larutan cuka secara langsung dengan disemprot ke area kaki yang terinfeksi atau merendam seluruhnya memakai air yang telah dicampur cuka.

Agar hasilnya maksimal bersihkan juga alas kaki yang biasa digunakan dengan lap yang telah dicampur dengan cuka untuk membunuh fungi yang mungkin tersisa.

4. Baking soda

Foto: iStock
Baking soda dapat digunakan untuk membersihkan fungi yang mungkin ada di alas kaki. Ia bisa menyerap kelembapan yang ada dan menyeimbangkan tingkat keasaman.

Sebelum memakai sepatu contohnya seseorang bisa menabur baking soda di kaki.

5. Lemon

Foto: Thinkstock
Cairan buah lemon sama seperti cuka apel memiliki sifat yang asam sehingga kurang lebih cara kerjanya sama. Hanya saja bedanya cairan lemon bisa berdampak positif juga untuk kulit karena bisa membuatnya jadi lebih halus dan bersinar.
Halaman 2 dari 6
Menurut Global Health Center, minyak pohon teh dapat membantu menghancurkan fungi penyebab masalah di kaki. Caranya sederhana cukup campur minyak teh ke dalam ember berisikan air hangat dan rendam kaki selama kurang lebih 10 menit.

Setelah selesai lap kaki dengan handuk dan secara langsung berikan beberapa tetes minyak teh pada bagian kaki yang paling parah terinfeksi.

Cara sederhana lainnya untuk membunuh jamur di kaki adalah dengan merendamnya dengan larutan garam. Rendam kaki secara rutin setiap hari ke dalam baskom berisi air hangat yang telah dicampur dengan garam selama 10-15 menit.

Garam diketahui memiliki sifat yang mampu melawan bakteri dan fungi oleh karena itu sering dipakai dalam beberapa metode pengawetan makanan.

Larutan cuka sari apel dapat membuat lingkungan yang sangat asam untuk fungi bisa hidup. Anda bisa menggunakan larutan cuka secara langsung dengan disemprot ke area kaki yang terinfeksi atau merendam seluruhnya memakai air yang telah dicampur cuka.

Agar hasilnya maksimal bersihkan juga alas kaki yang biasa digunakan dengan lap yang telah dicampur dengan cuka untuk membunuh fungi yang mungkin tersisa.

Baking soda dapat digunakan untuk membersihkan fungi yang mungkin ada di alas kaki. Ia bisa menyerap kelembapan yang ada dan menyeimbangkan tingkat keasaman.

Sebelum memakai sepatu contohnya seseorang bisa menabur baking soda di kaki.

Cairan buah lemon sama seperti cuka apel memiliki sifat yang asam sehingga kurang lebih cara kerjanya sama. Hanya saja bedanya cairan lemon bisa berdampak positif juga untuk kulit karena bisa membuatnya jadi lebih halus dan bersinar.

(fds/vit)

Berita Terkait