Dijelaskan oleh ahli nutrisi Leona Victoria dari University of Sydney bahwa sebaiknya jangan konsumsi beras yang sudah 'jelek'. Alasannya karena bisa saja beberapa organisme pengganggu tersebut menghasilkan senyawa beracun seperti contohnya aflatoksin.
Baca juga: Makan Nasi Merah, Seberapa Ampuh Turunkan Berat Badan?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aflatoksin sendiri adalah toksin dari jamur yang bisa memicu kasus kanker hati. Selain pada beras, jamur aflatoksin biasanya juga menyerang kacang-kacangan yang disimpan dalam waktu lama.
Lebih jauh menurut Victoria mengonsumsi beras yang sudah rusak juga bisa tak ada nilai nutrisi.
"Udah nggak ada nilai gizinya. Kan sudah dimakan sama jamur itu tadi," ungkap Victoria.
Baca juga: Tidak Menimbulkan Gejala, Tahu-tahu Kena Hepatoma (fds/vit)











































