Profesor Juan Carlos Izpisua Belmonte selaku salah satu peneliti yang terlibat mengaku sadar bahwa studinya bersifat kontroversial. Namun studi tetap dilakukan dengan tujuan ingin agar suatu saat ada cara menyelesaikan masalah ketersediaan organ untuk transplantasi.
Baca juga: Embrio Chimera Manusia-Babi Berhasil Diciptakan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada satu kemungkinan membiarkan embrio hewan ini lahir, tapi untuk sekarang sepertinya ini adalah sesuatu yang tak boleh kita biarkan terjadi," lanjut Prof Carlos.
Sel manusia berwarna hijau menyala pada embrio chimera Foto: BBC |
Peneliti lain Dr Jun Wu mengaku bahwa memang masyarakat kemungkinan besar akan memiliki pandangan negatif dan ketakutan terhadap mahluk chimera. Namun sekali lagi ia menegaskan bahwa timnya tidak sedang berusaha untuk menciptakan monster.
"Ketika publik mendengar kata chimera mereka selalu mengasosiasikannya dengan mitologi Yunani, selalu ada ketakutan yang mengiringi. Tapi gambaran malaikat sebetulnya juga chimera dan itu adalah hal positif. Harapannya (studi -red) dapat membantu masalah kekurangan organ di dunia, bukan menciptakan monster," pungkas Dr Wu.
Baca juga: Lawan Penyakit, Ilmuwan Ingin Perbanyak Rekayasa Genetik Serangga (fds/up)












































Sel manusia berwarna hijau menyala pada embrio chimera Foto: BBC