4 Cara Hadapi Luka Bakar Pada Mulut Karena Makanan Panas

4 Cara Hadapi Luka Bakar Pada Mulut Karena Makanan Panas

Firdaus Anwar - detikHealth
Selasa, 31 Jan 2017 15:10 WIB
4 Cara Hadapi Luka Bakar Pada Mulut Karena Makanan Panas
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Mungkin karena saking laparnya, kadang kita tak sabar untuk mengunyah makanan tak sadar bahwa itu masih panas. Akibatnya luka bakar ringan di lidah atau di langit-langit mulut dapat muncul dan nyerinya harus bisa kita tahan sepanjang hari.

Nah sambil menunggu agar rasa nyeri terbakar di mulut tersebut hilang, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuatnya lebih nyaman. Dikutip dari berbagai sumber berikut beberapa contoh:

Baca juga: 5 Metode Sederhana untuk Redakan Sariawan

1. Minum air dingin

Foto: Thinkstock
Segera setelah mulut alami luka bakar, disarankan agar seseorang minum air dingin atau mengulum es yang sudah mulai mencair. Tujuannya untuk mengurangi inflamasi dan rasa nyeri lewat cara suhu dingin menciutkan pembuluh darah di sekitar area yang terpengaruh.

Dr Alice Boghosian dari American Dental Association namun mengingatkan agar berhati-hati jangan langsung memasukkan es batu utuh ke mulut.

"Anda sebaiknya jangan memasukkan es batu utuh langsung ke dalam mulut. Dia bisa menempel di area yang terbakar dan memperparah kerusakan kulit," kata Dr Alice kepada BuzzFedd Health.

2. Konsumsi susu

Foto: thinkstock
Dr Alice mengatakan susu dingin juga baik untuk meredakan rasa nyeri dari mulut yang terbakar. Susu dapat melapisi permukaan kulit di mulut sehingga memberikan rasa nyaman sementara suhu yang dingin akan membantu menciutkan inflamasi.

3. Hindari makanan pedas

Foto: ilustrasi/thinkstock
Untuk sementara sampai rasa nyeri hilang sebaiknya hindari dahulu makanan-makanan pedas. Alasannya karena makanan pedas dapat semakin memperparah inflamasi yang sudah ada dan menambah nyeri.

"Sebaiknya Anda hindari saus cabai dan makanan-makanan pedas lainnya selama beberapa hari setelah alami mulut yang terbakar," kata dokter gigi Van B. Haywood pada Prevention.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Saat Kepedasan Hidung Jadi Meler

4. Bersihkan mulut

Foto: ilustrasi/thinkstock
Dr Alice mengatakan adanya luka bakar di mulut akan meningkatkan risiko infeksi. Oleh karena itu agar proses pemulihan berjalan lancar dan cepat rutin bersihkan mulut secara rutin dan jangan masukkan tangan ke dalamnya.

Untuk semakin jauh mengurangi bakteri seseorang bisa juga rutin berkumur menggunakan obat kumur atau cairan garam.

Menurut Dr Alice sel-sel kulit di mulut beregenerasi lebih cepat dibandingkan sel kulit manapun dalam tubuh sehingga seharusnya dalam dua atau tiga hari luka bakar sudah pulih. Bila rasa nyeri tidak hilang juga dalam seminggu maka segera cek ke dokter.
Halaman 2 dari 5
Segera setelah mulut alami luka bakar, disarankan agar seseorang minum air dingin atau mengulum es yang sudah mulai mencair. Tujuannya untuk mengurangi inflamasi dan rasa nyeri lewat cara suhu dingin menciutkan pembuluh darah di sekitar area yang terpengaruh.

Dr Alice Boghosian dari American Dental Association namun mengingatkan agar berhati-hati jangan langsung memasukkan es batu utuh ke mulut.

"Anda sebaiknya jangan memasukkan es batu utuh langsung ke dalam mulut. Dia bisa menempel di area yang terbakar dan memperparah kerusakan kulit," kata Dr Alice kepada BuzzFedd Health.

Dr Alice mengatakan susu dingin juga baik untuk meredakan rasa nyeri dari mulut yang terbakar. Susu dapat melapisi permukaan kulit di mulut sehingga memberikan rasa nyaman sementara suhu yang dingin akan membantu menciutkan inflamasi.

Untuk sementara sampai rasa nyeri hilang sebaiknya hindari dahulu makanan-makanan pedas. Alasannya karena makanan pedas dapat semakin memperparah inflamasi yang sudah ada dan menambah nyeri.

"Sebaiknya Anda hindari saus cabai dan makanan-makanan pedas lainnya selama beberapa hari setelah alami mulut yang terbakar," kata dokter gigi Van B. Haywood pada Prevention.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Saat Kepedasan Hidung Jadi Meler

Dr Alice mengatakan adanya luka bakar di mulut akan meningkatkan risiko infeksi. Oleh karena itu agar proses pemulihan berjalan lancar dan cepat rutin bersihkan mulut secara rutin dan jangan masukkan tangan ke dalamnya.

Untuk semakin jauh mengurangi bakteri seseorang bisa juga rutin berkumur menggunakan obat kumur atau cairan garam.

Menurut Dr Alice sel-sel kulit di mulut beregenerasi lebih cepat dibandingkan sel kulit manapun dalam tubuh sehingga seharusnya dalam dua atau tiga hari luka bakar sudah pulih. Bila rasa nyeri tidak hilang juga dalam seminggu maka segera cek ke dokter.

(fds/up)

Berita Terkait