Ini Cara Mencegah Terjadi Infeksi Saluran Kencing pada Ibu Hamil

Ini Cara Mencegah Terjadi Infeksi Saluran Kencing pada Ibu Hamil

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Kamis, 02 Feb 2017 11:01 WIB
Ini Cara Mencegah Terjadi Infeksi Saluran Kencing pada Ibu Hamil
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Infeksi, termasuk infeksi saluran kencing (ISK) pada ibu hamil bisa berbahaya bagi kondisi ibu maupun bayi. Untuk itu, pencegahan pun perlu dilakukan supaya ibu terhindar dari ISK.

"Selalu jaga kebersihan di area gentital. Lalu, ibu hamil kan memang jadi lebih sering pipis karena rahim membesar, tekanan di kandung kemih pun makin besar. Untuk itu, ibu hamil jangan malas kalau mau buang air kecil. Kalau kepingin pipis, memang bolak-balik ke toilet, nggak apa-apa," tegas dr Sita Ayu Arumi dari RS Bunda Jakarta saat dihubungi detikHealth, Kamis (2/2/2017).

Ketika ibu menahan kencing misalnya karena capek harus bolak-balik ke kamar mandi, akan terjadi retensi urine di kantong kemih. Akibatnya, urine akan mengendap di kantong kemih dan itu bisa menjadi medium yang baik bagi bakteri untuk berkembang biak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemudian banyak minum cairan, supaya urine-nya tidak pekat. Ibaratnya juga lebih ada flushing," tambah dokter yang juga praktik di RSPAD Gatot Soebroto ini.

Baca juga: Pengaruh Infeksi Saat Hamil pada Janin Seperti Dialami Istri Indra Bekti

Infeksi saluran kencing, kata dr Sita juga bisa disebabkan misalnya ibu terinfeksi bakteri ketika buang air kecil di toilet yang kotor atau membasuh area genital setelah pipis dengan air yang tidak bersih. Jika ibu hamil terpaksa memakai toilet umum yang kurang bersih dan tidak tersedia air bersih, apa yang baiknya dilakukan?

"Harus dibersihkan dudukan toiletnya. Kalau bisa bawa air mineral botolan atau terpaksanya pakai tisu basah. Tapi nanti segera dibasuh begitu ada kesempatan dapat air bersih," kata dr Sita.

Nah, gejala ISK di antaranya nyeri saat buang air kecil, kemudian ada rasa tidak tuntas saat pipis tapi ketika dipipiskan lagi, urine tidak keluar. Kondisi ini kerap disebut anyang-anyangan. Bila infeksi lebih berat, bisa disertai demam bahkan ibu bisa menggigil.

Apabila ada gejala seperti tadi, dr Sita mengimbau segera konsultasikan ke dokter kandungan. Terlebih, ibu hamil memang tidak bisa sembarang minum obat. dr Sita mengatakan, ibu hamil dengan ISK juga tidak selalu diberi antibiotik. Sebab, akan dilakukan evaluasi lebih dulu.

"Kalau didiamkan, keluhan bisa mengganggu dan infeksi bisa menyebar. Pada infeksi yang awalnya ringan kalau nggak diobati, nanti bakterinya bisa masuk ke peredaran darah dan akhirnya memengaruhi organ tubuh si ibu,"

Baca juga: Perubahan Hormon, Ibu Hamil Bisa Lebih Beser Hingga Tak Punya Gairah Seks

Infeksi saluran kemih saat mengandung salah satunya dialami istri Indra Bekti, Adilla Juwita. Sayang, sang bayi meninggal dunia setelah lahir di usia kandungan 5 bulan. Simak juga penuturan Indra Bekti di video ini:

:


(rdn/up)

Berita Terkait