Studi: Kerja Lebih dari 39 Jam Per Pekan Bahayakan Kesehatan

Studi: Kerja Lebih dari 39 Jam Per Pekan Bahayakan Kesehatan

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Kamis, 02 Feb 2017 17:38 WIB
Studi: Kerja Lebih dari 39 Jam Per Pekan Bahayakan Kesehatan
Foto: thinkstock
Jakarta - Bekerja adalah bagian dari ibadah. Dengan bekerja, seseorang juga menemukan fungsinya di tengah masyarakat. Akan tetapi jangan sampai pekerjaan dianggap lebih penting dari kesehatan.

Penelitian terbaru mengungkap, jam kerja yang ideal untuk setiap orang adalah tak lebih dari 39 jam per pekan.

Hal ini ditemukan tim peneliti dari Australian National University setelah mengamati data dari 8.000 pekerja. Dari situ disepakati bahwa batas jam kerja yang ideal untuk kesehatan adalah 39 jam per pekan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peneliti mengatakan, bila seseorang bekerja lebih dari itu, maka ia tak hanya berisiko terserang gangguan kesehatan fisik, tetapi juga mental.

Namun bila dilihat dari gendernya, batasan ini juga harus dibedakan antara pria dan wanita. Untuk wanita, idealnya tak lebih dari 34 jam per pekan, sedangkan pria masih bisa bekerja hingga 47 jam per pekan.

"Ini karena secara umum, pria menghabiskan lebih sedikit waktunya untuk mengurus rumah tangga," kata peneliti Prof Lyndall Strazdins seperti dilaporkan ABC Australia.

Ironisnya, banyak orang yang bekerja melebihi batasan waktu tersebut. Mereka meyakini, setiap orang harus bekerja lembur agar dianggap memiliki kinerja yang baik atau mempertahankan pekerjaannya.

"Saya juga ingin tiap manajer dan pemilik perusahaan untuk mendukung pekerjanya dengan tidak memberikan jam kerja yang panjang, dengan begitu anak buahnya tidak berpikir harus lembur demi mempertahankan pekerjaannya," pinta Strazdins.

Baca juga: Apa Hubungan Kebanyakan Lembur dan Kecenderungan Bunuh Diri? Ini Kata Dokter

Sejumlah penelitian telah mengungkap bahaya sering lembur bagi pekerja. Salah satunya ditemukan peneliti dari University of Texas Health Center, Houston. Dikatakan seseorang yang bekerja lebih dari 45 jam sepekan berisiko tinggi mengalami serangan jantung.

Bahkan peneliti bisa merumuskan, untuk tiap satu jam kelebihan jam lembur dalam sepekan akan meningkatkan risiko serangan jantungnya.

Penelitian lain yang dilakukan Ohio State University juga mengungkap, wanita yang bekerja lebih dari 40 jam per pekan berisiko tiga kali lipat terkena penyakit kronis, mulai dari diabetes, kanker, penyakit jantung dan arthritis.

Baca juga: Medical Check Up Karyawan Harusnya Disesuaikan dengan Risiko Pekerjaan (lll/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads