"Ini karena ada produksi gas yang dihasilkan oleh bakteri yang berkumpul saat terjadi infeksi," kata spesialis bedah mulut dan maksilofasial drg Dhanni Gustiana, SpBMM dalam perbincangan dengan detikHealth.
Jadi ketika terjadi infeksi, menyebabkan peradangan pada gusi. Akibatnya area sekitarnya pun ikut membengkak. Alhasil pipi ataupun leher bisa jadi ikut membengkak saat infeksi pada gigi terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Saat Abses, Bakteri di Gigi Geraham Bungsu Lebih Mudah Menyebar
Ketika terjadi infeksi dan abses pada gigi apakah boleh menggigit kapas yang sudah ditetesi minyak angin? "Jangan. Jadi itu kan isinya gas. Gasnya harus keluar. Kalau lubangnya ditutup kapas, maka gas akan semakin susah keluar dan akan semakin sakit," terang drg Dhanni.
Jika abses sudah terjadi, biasanya dokter gigi akan melakukan trepanasi. Ini merupakan langkah untuk mengurangi rasa sakit dengan menciptakan semacam drainase melalui saluran akar ataupun tulang.
Sebaliknya jika gigi terasa linu karena makan makanan dingin, misalnya, menurut drg Dhanni tidak masalah jika diatasi dengan menggigit kapas yang ditetesi minyak angin. "Menggigit kapas mungkin bisa meredakan dalam kasus ini karena gusi terbuka. Dengan menutupnya sementara dengan kapas, bisa cukup meredakan," imbuhnya.
Baca juga: Pria Ini Meninggal Gara-gara Sakit Gigi (vit/vit)











































