"Bukan suka lagi, di atas suka. Mungkin addict ya," katanya di sela-sela kunjungan kerjanya ke kantor detikcom Surabaya, Jalan Mangkunegoro 8, Kamis (2/3/2017).
Lantas jika sering ngopi, apa kabar dengan kualitas tidurnya? Khofifah mengaku sudah jarang menggunakan kopi untuk membantunya tahan melek di malam hari. Hanya saja kebiasaan mengonsumsi kopi ini sudah dimilikinya sejak masih duduk di bangku sekolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun adakalanya kopi menjadi senjata ampuh bagi wanita kelahiran Surabaya itu untuk membantunya mengerjakan tugas negara yang menumpuk. "Tapi kopi saya nggak pakai gula. Udah kalau ada gula malah eneg," imbuhnya.
Khofifah mengaku sering khawatir saat bulan puasa tiba karena kebiasaan ngopinya itu harus tertunda. Namun begitu dijalani, nyatanya ia fine-fine saja meski tanpa kopi.
Baca juga: 5 Manfaat Sehat yang Bisa Didapat dari Kopi
Untuk jenis kopi, ibu empat anak ini mengaku tak pilih-pilih. Ia lebih suka kopi hitam atau yang ia sebut sebagai 'kopi kampung'. Lama-lama banyak juga sahabat maupun kenalan Khofifah yang hapal dengan kegemarannya ini.
Tanpa perlu membeli, ada saja yang mengiriminya kopi dari berbagai daerah di Indonesia. "Misalnya yang di Lombok Timur, orangnya sudah almarhum, tapi anaknya dua bulan sekali tetep ngirimin kopi. Biasanya campur kapulogo, campur apa," urainya.
Setelah mengonsumsi kopi, biasanya Khofifah mengimbanginya dengan minum segelas air putih hangat, yang menurutnya telah menjadi satu paket yang tak terpisahkan.
Bisa jadi inilah sebabnya Khofifah merasa tak pernah mengalami masalah kesehatan yang berarti meski menjadi pecinta kopi. "Ngopi bikin fresh di badan, fresh di pikiran," tegasnya.
Baca juga: Manfaat Memilih Air Putih Sebagai Asupan Setelah Makan (lll/lll)











































