Jumat, 17 Mar 2017 14:04 WIB

Cute! Saat Bayi 9 Bulan Bisa Lihat Ayahnya dengan Jelas Pertama Kali

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Bayi 9 bulan bernama Reagan ini mengalami kebutaan akibat kerusakan otak yang dialaminya. Namun, berkat kacamata khusus, kini Reagan bisa melihat lagi. Momen haru pun tercipta saat dia bisa melihat sang ayah pertama kali dengan jelas.

Ayah Reagan, Kapten Brandon Caldwell harus dinas ke Antartika dua bulan lalu. Kala itu, Brandon khawatir putranya tak bisa lagi mengenalinya. Tapi yang terjadi, justru Reagan bisa mengenali sekaligus melihat sang ayah dengan jelas untuk pertama kalinya.

"Dia benar-benar mengenali ayahnya. Saya amat tercekat melihat momen saat dia bertemu dengan ayahnya," kata ibu Reagan, Amanda Caldwell kepada Today.

Video pertemuan Reagan dan ayahnya diunggah di halaman Facebook GBS/Strep B Streptococcus: Reagan's Journey. Diunggah pada 1 Maret lalu, video ini sudah dilihat lebih dari 24 ribu kali. Di awal video, tampak Reagan luar biasa senang bertemu dengan ayahnya. Ia lantas menepuk-nepuk dada sang ayah. Hingga beberapa saat kemudian, Reagan menyandarkan kepalanya ke dada Brandon.

Reagan, bayi yang pertama kali melihat ayahnya dengan jelasReagan, bayi yang pertama kali melihat ayahnya dengan jelas Foto: Facebook/ GBS/Strep B Streptococcus: Reagan's Journey


Sontak, Brandon juga mendekatkan kepalanya ke kepala Reagan dan ia memeluk putranya itu dengan erat. Amanda mengatakan ia dinyatakan positif terkena infeksi bakteri Group B Strep (GBS) saat hamil. Tiga minggu setelah lahir di tanggal 2 Juni 2016, Reagan selalu menangis disertai malas menyusu. Hingga suatu hari, Reagan mengalami demam tinggi hingga ia dibawa ke Unit Gawat Darurat dan dirujuk ke Pediatric Intensive Care Unit (PICU) di Albany Medical Center's.

Baca juga: Ketika Kepala Bayi Terbentur Dinding, Ini yang Perlu Diamati Orang Tua

Reagan juga sempat mengalami kejang dan mendapat antibiotik intravena untuk mengobati infeksi bakteri meningitisnya. Saat membuka mata, Reagan mulai tidak bisa fokus. Dokter menyebutkan Reagan mengalami kerusakan otak di lobus oksipitalnya dan ia dinyatakan mengalami buta permanen. Di sela-sela menemani putranya berobat, Brandon harus melakukan perjalanan dinas. Jadilah saat itu Amanda seorang diri yang mendampingi Reagan.

"Hingga suatu hari kami menemukan dokter di Boston yang meresepkan kacamata khusus ini. Setelah bisa melihat kembali, kemampuan kognitifnya membaik. Lewat apa yang saya alami, saya berharap ibu lain bisa lebih meningkatkan kepedulian terhadap GBS," tutur Amanda.

Dikutip dari americanpregnancy.org, GBS merupakan tipe infeksi bakteri yang bisa ditemukan pada vagina atau rektum ibu hamil. Bakteri ini normal ditemukan di vagina atau rektum pada sekitar 25 persen wanita dewasa dan sehat. Nah, ibu hamil bisa mentransfer GBS ke bayinya selama persalinan.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan skirining rutin untuk strep B vagina pada ibu hamil di antara usia kehamilan 35 dan 37 minggu. Tes dilakukan dengan swab vagina dan pengkulturan di laboratorium. American Academy of Pediatric merekomendasikan wanita yang memiliki faktor risiko untuk melakukan skrining.

"Faktor risiko tersebut seperti ibu yang pernah melahirkan prematur sebelum usia kehamilan 37 minggu. Group B Strep bukan penyakit menular seksual. Ketika hasil tes Anda positif, itu berarti Anda sebagai carrier. Ingat, tidak semua ibu yang positif Group B Strep berarti sang anak akan sakit di kemudian hari," tulis American Pregnancy.

Baca juga: Dari Air Mata Bisa Dilihat Apakah Bayi Kekurangan Vitamin atau Tidak


(rdn/vit)