ADVERTISEMENT

Rabu, 22 Mar 2017 09:39 WIB

Ganti Garam Dapur dengan Garam Meja untuk Cegah Obesitas

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Foto: Getty Images
Jakarta - Kelebihan konsumsi gula, garam dan lemak merupakan salah satu faktor risiko obesitas. Pakar mengungkap khusus garam, salah satu trik yang bisa dilakukan adalah mengganti garam dapur dengan garam meja.

Prof Dr Hardinsyah, MS, Ketua Umum PERGIZI Pangan Indonesia, mengatakan bahwa konsumsi garam sangat penting bagi tubuh. Namun jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, tubuh jadi menyimpan air dalam jumlah banyak, terutama di sekitar perut.

"Kebanyakan dari kita kan di dapur sudah dikasih garam makanannya. Tapi di meja makan ditambah lagi karena dirasa kurang asin atau kurang gurih. Padahal melakukan ini bisa membuat jumlah konsumsi garam berlebih," tutur Prof Hardin, dalam sesi kelas Jurnalisme AJI dan Danone di Gedung Cyber 2, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Baca juga: Hobi Makan Makanan Asin, Waspada Perut Kembung dan Badan Jadi 'Melar'

Untuk itu, Prof Hardin menyarankan untuk menghilangkan keberadaan garam di dapur. Alih-alih memasak menggunakan garam, sebaiknya garam ditaruh di meja makan dan konsumsinya disesuaikan dengan selera dan masing-masing orang.

"Kalau merasa kurang gurih, gurih tidak selalu harus dengan garam. Bisa gunakan potongan tomat atau jamur yang mengandung banyak asam glutamat saat memasak," tandasnya lagi.

Hal yang sama juga bisa dilakukan jika Anda makan di restoran. Pesan makanan dengan tidak menggunakan garam dan mintalah garam untuk disediakan di meja sehingga Anda sendiri yang mengatur porsi dan jumlah garam.

Beberapa waktu lalu, dokter spesialis penyakit dalam dari RS Siloam Semanggi, dr Tunggul D. Situmorang, SpPD-KGH juga berpendapat serupa. Menurutnya, kekurangan asupan garam bisa membuat seseorang menjadi lemas, bahkan bisa sampai kehilangan kesadaran.

Lantas bagaimana patokan mengonsumsi garam yang aman? Triknya adalah dengan tidak buru-buru menambahkan garam sebelum mencicipi makanan.

"Pokoknya cicip dulu makanan, kalau sudah terasa asin itu berarti sudah berlebihan garamnya. Tidak perlu ditambah lagi. Makan secukupnya saja. Sekarang kan restoran banyak yang menyediakan garam di meja, orang malah jadi terbiasa menambah garam seenaknya," terang dr Tunggul.

Baca juga: Ingat Satu Hal Ini Agar Tak Konsumsi Asupan Manis Berlebihan (mrs/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT