Namun berkat temuan terbaru oleh para peneliti dari University of Bristol dan NHS Blood and Transplant, ada kemungkin darah sintesis kedepannya bisa diproduksi secara massal. Alasannya karena peneliti telah memecahkan kunci bagaimana mereplikasi sel darah tak terhingga.
Dengan menggunakan teknik lama tadinya peneliti membuat sel darah merah dengan sel punca. Satu sel punca dapat dipakai untuk membuat sekitar 50 ribu sel darah merah sementara biasanya dalam satu kantung darah ada sekitar satu triliun sel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu peneliti, dr Jan Frayne, mengatakan teknik yang baru melibatkan memerangkap sel punca pada tahap awal sehingga bisa terus dipakai untuk sel darah merah. Bisa dibilang bahwa sel punca tersebut menjadi abadi.
"Kami telah mendemonstrasikan cara yang layak secara berkelanjutan memproduksi sel darah merah untuk kebutuhan klinis. Kami sudah membuat berliter-liter," ungkap dr Jan seperti dikutip dari BBC. Senin (27/3/2017).
Kini tantangan berikutnya menurut peneliti adalah bagaimana menyiapkan peralatan yang memadai agar darah bisa diproduksi secara massal. Apa yang dicoba dilaboratorium dibandingkan oleh penliti sekalanya seperti usaha rumahan.
"Masih ada tantangan bioteknologi. Sulit untuk memproduksi darah dalam skala besar sehingga apa yang harus kita cari berikutnya adalah bagaimana mengembangkan bidang ini," ungkap peneliti lainnya dr Profesor David Anstee.
Baca juga: Asal Sehat, Lansia di Atas 65 Tahun Tetap Bisa Lakukan Donor Darah
(fds/vit)











































