Tak juga sekuriti gedung yang masih saja menanyakan ID card Den-chai tiap kali dia masuk.
Satu-satunya orang yang mengenalnya hanyalah atasannya di divisi IT. Ironisnya, yang ingat ulang tahunnya hanyalah provider ponselnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga suatu ketika ia membantu membetulkan masalah yang dialami salah satu pegawai pemasaran bernama Nui. Bahkan si cantik ini tertarik dengan pembicaraan Den-chai.
Tak disangka, gadis cantik ini mengingat nama Den-chai, bahkan nama lengkapnya. Dari situ Den-chai mulai menyukainya. Bahkan ia mengaku sebagai penggemar nomor satu Nui.
Foto: YouTube |
Den-chai hapal betul segala hal tentang Nui, mulai dari aktivitas pertamanya begitu sampai kantor, takaran kopi dan makan siang kesukaan Nui, koleksi miniatur mainannya. Den-chai juga tahu Nui tak suka lagu-lagu hits saat ini. Pria berkacamata itu juga tahu Nui bermimpi untuk sekali dalam hidupnya ke Festival Salju di Jepang, bahkan ia tahu ada masalah dengan Nui yang disembunyikan wanita ini dari teman-temannya.
Namun Den-chai tahu diri karena Nui tak bisa didekatinya. Pada akhirnya ia patah hati karena Nui ternyata dekat dengan atasan mereka, Top, padahal Top adalah pria berkeluarga. Hubungan diam-diam antara Nui dan Top sebenarnya sudah tercium oleh rekan-rekan kerja Nui, namun mereka memilih membicarakannya di belakang saja.
Hingga suatu ketika, perusahaan mereka mengadakan pesta kostum. Karena kinerja karyawan sedang baik, dalam pesta ini Top memutuskan untuk mengajak seluruh stafnya berlibur ke Hokkaido, Jepang.
Bagi Den-chai, liburan itu terasa tak ada bedanya. Apalagi ini seolah menjadi kesempatan bagi Nui untuk berduaan dengan Top. Meski begitu, Den-chai tak pernah jauh-jauh dari keduanya, termasuk saat mereka bermain ski.
Saat tengah mengamati pasangan yang sedang dimabuk cinta ini, secara kebetulan atasan Den-chai tak jauh dari tempatnya mengawasi Nui. Sang atasan mengatakan di dekat Den-chai ada sebuah lonceng yang konon bisa mengabulkan permohonan saat dibunyikan.
Dengan wajah serius dan penuh ketulusan, Den-chai memohon menjadi kekasih Nui walaupun hanya dalam satu hari saja. Tetapi akankah keinginan Den-chai terkabul?
1. Kecelakaan ski
|
Foto: YouTube
|
Akibatnya, Nui lebih banyak menyendiri. Karena tak tega, Den-chai memutuskan tidak pulang bersama teman-temannya yang lain, tetapi mengikuti Nui walau hanya dari kejauhan. Hingga kemudian sebuah insiden menimpa Nui.
Nui sebenarnya tak bisa main ski, akan tetapi hari itu ia memaksakan diri. Den-chai sendiri tak mengira Nui akan senekat itu. Benar saja, baru mulai meluncur, Nui telah hilang dari pandangan Den-chai.
Dengan susah payah, pria berambut keriting ini pun mencari kemanapun Nui pergi. Setelah beberapa jam ia memutuskan untuk melapor ke pengelola tempat ski. Seluruh staf dikerahkan untuk mencarinya.
Setelah semalaman mencari, belakangan Nui ditemukan di atas bukit dalam keadaan tak sadarkan diri.
Gadis ini lalu dilarikan ke rumah sakit. Menurut dokter, ia beruntung tak ada luka di tubuh Nui. Tak lama Nui pun tersadar. Dokter lantas bertanya apakah gadis ini ingat namanya dan Nui bisa menjawab dengan lancar. Tetapi ia kebingungan kenapa mereka harus berkomunikasi dengan bahasa Inggris.
Dari situ Den-chai dan dokternya bingung karena Nui tak ingat mereka berada di mana dan tak kenal Den-chai. Dari hasil scan otak Nui, dokter sebenarnya tidak melihat ada kejanggalan. Namun dari gejalanya, dokter menduga Nui terkena amnesia langka yang disebut Transient Global Amnesia (TSA).
Penyakit ini belum diketahui penyebabnya, namun ia menduga perubahan cuaca yang mendadak bisa menjadi salah satu pemicunya. Apalagi Nui sempat tak sadarkan diri di tengah salju semalaman.
Sang dokter juga mengaku tak pernah melihat kasus semacam ini terjadi pada pasien yang relatif muda. Yang pasti, pada pasien TGA, memori jangka panjangnya masih ada sehingga ia bisa mengingat nama dan alamat rumahnya. Tetapi tidak dengan memori jangka pendeknya. Uniknya, ia hanya akan melupakan apapun yang terjadi di satu hari itu saja. Keesokan harinya ketika terbangun, memorinya akan kembali seperti sediakala sehingga Nui tak perlu mendapatkan pengobatan apapun.
Praktis, Den-chai harus mendampingi Nui untuk sehari itu karena Top juga sedang sibuk dengan keluarganya. Den-chai berusaha menjelaskan mengapa mereka berada di Jepang dan mengapa hanya mereka berdua yang tinggal.
Di situlah Den-chai memberanikan diri mengaku sebagai 'kekasih Nui yang bernama Top'. Awalnya Nui tak percaya karena Den-chai bukanlah tipenya. Ia juga meminta bukti foto mereka berdua tetapi Den-chai ngeles dengan mengatakan ia tak suka difoto dan tak ada yang tahu hubungan mereka di perusahaan. Terlebih lagi, ponsel Nui mati karena berada di tengah salju semalaman.
Percayakah Nui jika Den-chai adalah kekasihnya?
2. Kekasih sehari
|
Foto: YouTube
|
Satu-satunya hal yang kemudian meyakinkan Nui adalah ketika Den-chai mengatakan ada tanda lahir di bawah dada kiri Nui. Sebenarnya hal itu tanpa sengaja diketahui oleh Den-chai saat pesta kostum, tetapi dari situ Nui mulai mempercayainya.
Den-chai lantas menawari Nui untuk jalan-jalan. Peta kencan di Hokkaido yang disusun Nui bersama Top dan sebelumnya sudah disobek oleh Nui, dikumpulkan lagi oleh Den-chai dan diperlihatkan kepada Nui yang sedang amnesia.
Tak hanya itu, perhatian-perhatian kecil juga coba diperlihatkan Den-chai kepada Nui namun Nui tetap saja tidak menggubrisnya. Ia malah mengatakan tak menyangka bisa memiliki kekasih seperti Den-chai, yang nampaknya di mata Nui tampak tidak keren sama sekali.
Den-chai sempat sakit hati dengan perkataan Nui. Tetapi begitu melihat reaksi Den-chai, Nui justru kemudian tersadar dan mengikuti ke manapun pria ini pergi.
Dimulai dengan makan makanan Jepang bersama. Keduanya nampak mulai akrab karena hal-hal mendetail seperti Nui yang meminta Den-chai memakan wasabi tetapi ternyata ia tak tahan rasanya. Lalu Den-chai pun membalas dengan mengatakan telur bulu babi kesukaan Nui tak lain adalah testis bulu babi.
Setelah merasa nyaman, Nui akhirnya mau diajak ke Festival Salju. Sebelum amnesia, ini adalah tempat yang ingin sekali dikunjungi Nui ketika berada di Hokkaido.
Dalam perjalanan, Den-chai diminta menceritakan bagaimana akhirnya mereka bisa bersama. Dari situ terungkap bagaimana Den-chai mendekati Nui selama ini. Semisal ialah yang setiap hari mencarikan tempat parkir untuk Nui dengan bangun dan berangkat lebih awal. Den-chai juga tahu Nui kecanduan pada game 'Farm'. Maka di malam hari, ia yang membobol akun Nui dan membantu mengumpulkan paku dan kayu untuknya.
Tiap malam Den-chai selalu pulang belakangan karena ia berinisiatif merapikan meja kerja Nui. Den-chai juga mencarikan lagu-lagu jadul dan diam-diam menaruhnya di desktop Nui, satu lagu untuk satu hari.
Bahkan ketika mereka berada di Hokkaido, Den-chai tak lupa membantu mengumpulkan mainan miniatur yang dikoleksi Nui di meja kerjanya. Kebetulan tinggal satu figurine lagi yang belum didapatkan Nui, tetapi figurine yang satu itu memang susah diperoleh.
Kemudian sampailah mereka di stasiun kereta api yang akan mengantar mereka ke Sapporo, lokasi di mana Festival Salju diselenggarakan. Tetapi karena badai salju, tak ada kereta yang diberangkatkan. Keduanya pun terjebak di stasiun itu bersama calon penumpang lainnya.
Terjebak di stasiun, Nui pun menggunakan kesempatan itu untuk merayakan ulang tahun Den-chai meskipun hanya kecil-kecilan. Ternyata hari itu juga bertepatan dengan ulang tahun pria itu. Sebagai kado, Nui memberi Den-chai kesempatan untuk merayunya. Dari cara Den-chai melakukannya, Nui pun nampaknya mulai benar-benar jatuh hati pada Den-chai.
Foto: YouTube |
3. Rahasia terbongkar
|
Foto: YouTube
|
Ketika hari menjelang malam, Den-chai memutuskan untuk membuat pengakuan. Nui pun dibuat gusar karenanya. Ia lalu membuka-buka ponselnya dan menemukan foto-foto seorang lelaki yang ternyata kekasih Nui sebenarnya, Top. Ia bahkan mencoba menghubungi Top untuk mencari bukti.
Nui memutuskan mencari Den-chai dan mencari kebenaran tentang Top. Dengan menyesal, Den-chai mengatakan apa adanya. Dari situ Nui tahu bahwa ia hanya wanita simpanan Top, fakta yang berada di luar nalarnya saat itu. Den-chai juga menceritakan amnesia itu pun terjadi karena Nui terpukul ketika mengetahui istri Top hamil lagi dan itu berarti Top tak bisa bercerai lalu menikahi Nui.
Keduanya lantas berpelukan dan Nui tersadar bahwa seharusnya ia bersama Den-chai saja. Tetapi Den-chai sadar diri dan mengatakan tak mungkin pria sepertinya mendekati Nui. Begitu juga Nui, tak mungkin mau didekati oleh pria sepertinya. Meski demikian Nui meyakinkan bahwa ia akan mencoba menerima Den-chai jika pria itu mau mendekatinya.
Akhirnya mereka tersadar bahwa keesokan harinya ingatan Nui akan kembali. Sembari menangis, Nui bahkan membuat video yang sedianya nanti akan mengingatkan dia tentang Den-chai. Nui bahkan sempat mengirim pesan minta putus kepada Top.
Setelah Nui terlelap, Den-chai meninggalkannya seorang diri di kamar hotelnya. Benar saja, begitu bangun, Nui betul-betul tak ingat apa-apa. Ia sempat merasa ada yang aneh ketika menerima panggilan dari Top yang menanyakan maksud pesan Nui di malam sebelumnya.
Kembali ke kantor, semuanya kembali seperti semula. Tetapi Nui kebingungan karena peta kencan di Hokkaido yang dimilikinya telah terstempel semuanya, padahal ia tak ingat datang ke Festival Salju. Koleksi mainan miniaturnya juga telah lengkap.
Ia juga terkejut ketika melihat ada video dirinya sedang berada di Festival Salju meski tak berhasil mengungkap siapa yang merekamnya. Anehnya, Nui merasa sangat sedih dan menangis ketika melihat video tersebut. Bersamaan dengan itu, Den-chai ternyata mengundurkan diri dari perusahaan dan ia sempat menghapus video Nui yang mengingatkan dirinya akan Den-chai dan satu hari bersamanya.
Walaupun berakhir sad ending, setidaknya kita tahu bahwa Transient Global Amensia (TGA) betul-betul terjadi. Tetapi kasus satu orang dengan lainnya sama sekali berbeda.
Ada dua indikator utama yang menunjukkan TGA. Pertama, terjadi secara mendadak, dan kedua, berlangsung sementara. Artinya pada satu pasien, bisa terjadi satu hari atau lebih, tidak ada yang sama.
Yang pasti selama TGA berlangsung, ingatan pasien akan apa yang terjadi saat itu tidak akan diingatnya lagi setelah TGA-nya berakhir. Namun pasien TGA ingat siapa dirinya dan orang-orang yang dikenalnya sebelum episode TGA berlangsung.
Namun perlu digarisbawahi TGA merupakan kondisi yang teramat langka dan biasanya tidak membahayakan, serta jarang sekali terulang kembali. Ketika terjadi pun episodenya cenderung pendek dan setelah itu tak akan ada 'efek samping' yang dialami memori pasien sesudahnya.












































Foto: YouTube
Foto: YouTube