Senin, 03 Apr 2017 08:14 WIB

Cinemathoscope

One Day: Kisah Cinta Sehari Perempuan dengan Amnesia Langka

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Halaman 1 dari 4
Foto: YouTube
Jakarta - Den-chai seolah invisible, tak terlihat oleh siapapun yang ada di sekitarnya. Contohnya, orang sekantor tak ada yang tahu namanya, meski ia sudah bertahun-tahun bekerja sebagai staf IT di sana.

Tak juga sekuriti gedung yang masih saja menanyakan ID card Den-chai tiap kali dia masuk.

Satu-satunya orang yang mengenalnya hanyalah atasannya di divisi IT. Ironisnya, yang ingat ulang tahunnya hanyalah provider ponselnya.

Tugas Den-chai adalah membetulkan segala masalah IT yang dihadapi orang-orang di kantor, mulai dari virus hingga membetulkan printer. Meski berjasa bagi banyak orang, nyatanya pekerjaannya tak pernah dihargai, pun tak ada yang ingat namanya.

Hingga suatu ketika ia membantu membetulkan masalah yang dialami salah satu pegawai pemasaran bernama Nui. Bahkan si cantik ini tertarik dengan pembicaraan Den-chai.

Tak disangka, gadis cantik ini mengingat nama Den-chai, bahkan nama lengkapnya. Dari situ Den-chai mulai menyukainya. Bahkan ia mengaku sebagai penggemar nomor satu Nui.
One Day: Kisah Cinta Sehari Perempuan dengan Amnesia LangkaFoto: YouTube

Den-chai hapal betul segala hal tentang Nui, mulai dari aktivitas pertamanya begitu sampai kantor, takaran kopi dan makan siang kesukaan Nui, koleksi miniatur mainannya. Den-chai juga tahu Nui tak suka lagu-lagu hits saat ini. Pria berkacamata itu juga tahu Nui bermimpi untuk sekali dalam hidupnya ke Festival Salju di Jepang, bahkan ia tahu ada masalah dengan Nui yang disembunyikan wanita ini dari teman-temannya.

Namun Den-chai tahu diri karena Nui tak bisa didekatinya. Pada akhirnya ia patah hati karena Nui ternyata dekat dengan atasan mereka, Top, padahal Top adalah pria berkeluarga. Hubungan diam-diam antara Nui dan Top sebenarnya sudah tercium oleh rekan-rekan kerja Nui, namun mereka memilih membicarakannya di belakang saja.

Hingga suatu ketika, perusahaan mereka mengadakan pesta kostum. Karena kinerja karyawan sedang baik, dalam pesta ini Top memutuskan untuk mengajak seluruh stafnya berlibur ke Hokkaido, Jepang.

Bagi Den-chai, liburan itu terasa tak ada bedanya. Apalagi ini seolah menjadi kesempatan bagi Nui untuk berduaan dengan Top. Meski begitu, Den-chai tak pernah jauh-jauh dari keduanya, termasuk saat mereka bermain ski.

Saat tengah mengamati pasangan yang sedang dimabuk cinta ini, secara kebetulan atasan Den-chai tak jauh dari tempatnya mengawasi Nui. Sang atasan mengatakan di dekat Den-chai ada sebuah lonceng yang konon bisa mengabulkan permohonan saat dibunyikan.

Dengan wajah serius dan penuh ketulusan, Den-chai memohon menjadi kekasih Nui walaupun hanya dalam satu hari saja. Tetapi akankah keinginan Den-chai terkabul? (lll/vit)