Apa saja contoh terapi unik yang dipercaya bisa bikin tubuh rileks? Dirangkum detikHealth dari berbagai sumber, berikut beberapa di antaranya:
Baca juga: Ini Dia 4 Manfaat Sehat Berpelukan dengan Pasangan
1. Memeluk sapi
|
Foto: Dok. Buure TV screengrab
|
Sibylle Zwygart, seorang wanita berusia 25 tahun dari Swiss membuka peternakan sapi yang bisa dikunjungi. Tak hanya memerasas susu dan memberi makan sapi, pengunjung juga bisa memeluk sapi selama 2 jam dengan biaya sekitar Rp 650 ribu.
"Sesi terapi memeluk sapi ini dimulai dengan teori singkat di mana pengunjung belajar tentang hewan. Kemudian pengunjung bisa menepuk-nepuk dan membersihkan mereka supaya terbentuk kedekatan di antara keduanya. Setelah itu, barulah pengunjung bisa memeluk sapi selama dua jam," kata Sibylle.
2. Bungkus tubuh dengan kain
|
Foto: BBC
|
Otonamaki muncul mengambil dasar dari kebiasaan bayi baru lahir yang dibungkus kain serupa dengan tujuan untuk membantu pertumbuhan.
Dengan membungkus diri selama 20 menit dengan kain, postur tubuh seseorang dapat 'dipaksa' untuk menjadi lebih baik. Selain itu perasaan nyaman yang ditimbulkan disebut juga dapat menurunkan tingkat stres.
3. Membatik
|
Foto: Rachman Haryanto
|
Dituturkan Mukhlis, simbol-simbol gambar pada batik bisa memberikan kesempatan pada individu untuk mengekspresikan perasaan serta emosinya. Dampaknya bisa memberikan kepuasan pada yang bersangkutan.
"Sebagai bagian dari terapi seni, secara garis besar terapi membatik memiliki fungsi sama dengan fungsi terapi seni, yaitu sarana untuk menyelesaikan konflik emosional, meningkatkan kesadaran diri, mengembangkan ketrampilan sosial, mengontrol perilaku, menyelesaikan permasalahan, mengurangi kecemasan, mengarahkan realitas dan meningkatkan self esteem," tutur Mukhlis dalam penelitiannya yang diterbitkan dalam PSIKOISLAMIKA, Jurnal Psikologi Islam (JPI).
4. Yoga tertawa
|
Foto: thinkstock
|
"Yoga tertawa itu yoga yang dilakukan dengan tertawa. Kan saat tertawa otak mengeluarkan hormon endorfin jadi bisa melancarkan darah dan menambah percaya diri," tutur Watie.
Watie menjelaskan yoga tertawa pertama kali diciptakan oleh dr Madam Kataria di Mumbai, India. Pada awalnya yoga tertawa hanya dilakukan oleh lima orang untuk menghilangkan stres.
Halaman 2 dari 5











































