Seperti diungkapkan dokter gigi spesialis konsultan konservasi gigi, drg Diatri Nari Ratih MKes hD SpKG (K), seseorang boleh mengunyah permen untuk mengatasi ketidaksempatan menggosok gigi. Namun, sebaiknya mengunyah permen yang mengandung xylitol (salah satu jenis pemanis buatan).
"Boleh konsumsi permen xylitol saat nggak sempat sikat gigi. Sebab itu bukan gula beneran jadi nggak berefek seperti gula pada gigi," ucap drg Diatri saat ditemui detikHealth di peluncuran Pepsodent Expert Serum Intense Repair 5 di Hotel Veranda, Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, saat seseorang mengunyah permen maka mulut akan lebih banyak menghasilan saliva atau air ludah yang lebih banyak karena air ludah memiliki sifat self cleaning. Dengan begitu kebersihan pada mulut akan lebih baik.
"Orang bule kalau habis makan siang nggak mau sikat gigi atau kalau pagi sedang terburu-buru. Mereka pasti ngunyah permen (dengan kandungan) xylitol," imbuh wanita berambut pendek ini.
Sementara, berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan oleh BMC Oral Health beberapa waktu lalu, anak yang makan permen mengandung xylitol tiga kali sehari memiliki plak gigi dan bakteri dalam mulut yang lebih sedikit daripada anak yang tidak makan permen tersebut. Selain itu, mengunyah permen dengan kandungan xylitol bisa mengurangi gigi berlubang hingga 80 persen.
Namun, tetap saja sebisa mungkin sempatkan diri untuk menyikat gigi ya. Sebab, mengunyah permen mengandung xylitol hanyalah alternatif darurat ketika Anda benar-benar tak sempat menyikat gigi.
Baca juga: Kunyah Permen Karet Xylitol Bisa Cegah Infeksi Telinga (rdn/vit)











































