Jakarta -
Kalium merupakan salah satu nutrisi yang penting untuk dikonsumsi sehari-hari. Seperti apa tanda-tanda yang diperlihatkan tubuh saat Anda kekurangan kalium?
Menurut nutrisionis Janet Brill, PhD, RD, asupan kalium sangat penting untuk menjaga kekuatan otot, fungsi saraf, dan sistem kardiovaskular yang sehat. Kalium sendiri banyak terdapat pada sumber seperti melon, alpukat dan pisang.
"Namun walaupun Anda sudah banyak makan sumber kalium, Anda tetap berisiko defisit. Mengapa? Semakin banyak natrium yang Anda konsumsi, semakin banyak kalium yang dikeluarkan tubuh," ungkap Brill. Nah, berikut gejala-gejala awal defisit kalium yang bisa Anda perhatikan, seperti dirangkum dari Prevention:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Meski Dijuluki Superfood, Konsumsi Madu Juga Ada Aturannya
1. Sering kelelahan
Foto: thinkstock
|
Setiap sel dalam tubuh membutuhkan jumlah kalium yang tepat untuk dapat berfungsi dengan baik. Kekurangan kalium tentu saja dapat mengakibatkan tubuh kemudian jadi mudah lelah. Ketika Anda merasa sudah cukup tidur dan olahraga namun tubuh masih terasa lelah, ada kemungkinan Anda kekurangan asupan kalium.
2. Otot-otot terasa lemah atau kram
Foto: thinkstock
|
Kalium berperan penting dalam fungsi kontraksi otot polos. Maka dari itu, ketika Anda kekurangan asupan kalium, ada kemungkinan otot Anda akan sering nyeri, lemah atau bahkan kram.
3. Sering pusing dan ingin pingsan
Foto: http://www.womenshealthmag.com
|
Kekurangan kalium dalam jangka panjang dapat memperlambat detak jantung, hingga Anda akan merasa pusing dan seperti ingin pingsan. Jika kondisinya seperti ini dan Anda curiga kekurangan kalium, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.
4. Sembelit
Foto: Getty Images
|
Kadar kalium yang rendah memperlambat fungsi tubuh, tak terkecuali sistem pencernaan Anda. Selain sulit buang air besar, kondisi ini juga dapat membuat Anda mengalami kembung dan kram perut.
Setiap sel dalam tubuh membutuhkan jumlah kalium yang tepat untuk dapat berfungsi dengan baik. Kekurangan kalium tentu saja dapat mengakibatkan tubuh kemudian jadi mudah lelah. Ketika Anda merasa sudah cukup tidur dan olahraga namun tubuh masih terasa lelah, ada kemungkinan Anda kekurangan asupan kalium.
Kalium berperan penting dalam fungsi kontraksi otot polos. Maka dari itu, ketika Anda kekurangan asupan kalium, ada kemungkinan otot Anda akan sering nyeri, lemah atau bahkan kram.
Kekurangan kalium dalam jangka panjang dapat memperlambat detak jantung, hingga Anda akan merasa pusing dan seperti ingin pingsan. Jika kondisinya seperti ini dan Anda curiga kekurangan kalium, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.
Kadar kalium yang rendah memperlambat fungsi tubuh, tak terkecuali sistem pencernaan Anda. Selain sulit buang air besar, kondisi ini juga dapat membuat Anda mengalami kembung dan kram perut.
Kalium juga berfungsi untuk menjaga saraf tetap sehat. Maka dari itu, ketika Anda kekurangan asupan kalium, dalam jangka panjang Anda bisa saja menjadi sering merasa kesemutan dan mati rasa.
Baca juga: 4 Asupan Detoks untuk Dikonsumsi Setelah Makan: Teh Hijau dan Air Kelapa
(ajg/vit)