Rabu, 12 Apr 2017 16:34 WIB

Korban Meninggal Akibat Wabah Meningitis di Nigeria Hampir 500 Orang

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Wabah meningitis yang menyerang Nigeria menjadi salah satu yang terburuk dalam 10 tahun terakhir. Total korban meninggal hampir mencapai 500 orang.

Menteri Kesehatan Nigeria, Isaac Adewole, mengatakan ada 4.637 kasus cerebrospinal meningitis yang terdata per Senin (10/4/2017), dengan 489 di antaranya meninggal dunia. Peningkatan jumlah korban meninggal sangat mengkhawatirkan karena pemerintah sudah melakukan upaya tanggap darurat pemberian vaksin.

"Butuh dana lebih dari 1 miliar dollar untuk penyediaan vaksin bagi 21 juta orang penduduk Nigeria di daerah yang terdampak wabah. Kerjasama antara pemerintah Nigeria dengan dunia internasional sangat dibutuhkan," tutur Adewole, dikutip dari Premium Times NG.

Baca juga: Anak yang Seperti Ini Berisiko Terkena Meningitis

Bantuan sejumlah 1,8 juta dosis vaksin sudah diberikan, dengan 823.000 vaksin meningitis tipe C sumbangan pemerintah Inggris Raya dan 1 juta dosis vaksin meningitis tipe A sumbangan UNICEF. Vaksin-vaksin ini didistribusikan di daerah utara Nigeria, tempat wabah meningitis menyerang.

Adewole juga meminta kepada pemerintah dearh untuk meningkatkan anggaran di sektor kesehatan. Anggaran kesehatan di Nigeria memang tergolong besar, namun Adewole mengatakan anggaran ini sering kali dikorupsi.

"Jangan korupsi anggaran kesehatan. Ketika uang bantuan hibah dikucurkan, tolong gunakan untuk penanganan wabah penyakit dan penggunaannya diawasi dengan ketat," paparnya lagi.

Terakhir, ia mengimbau kepada para kepala suku dan tokoh masyarakat di daerah pedalaman Nigeria untuk mau menerima bantuan dari pemerintah. Salah satunya adalah kampanye soal higienitas dan ventilasi yang baik di rumah, dengan tidak membuat rumah terlalu penuh oleh orang.

Meningitis merupakan salah satu penyakit infeksi yang membuat terjadinya peradangan di otak dan tulang belakang. Penyakit ini tergolong langka dan disebabkan oleh infeksi parasit, bakteri atau jamur.

Gejala umum meningitis adalah nyeri otot dan sendi, demam dan bersin atau batuk, sangat mirip dengan influenza. Namun jika diperhatikan lebih jelas, orang dewasa yang mengidap meningitis biasanya juga mengalami kulit pucat, bibir biru serta leher yang terasa kaku. Pasien juga sering dilaporkan mengalami sensitivitas terhadap cahaya, sering mengantuk dan mudah merasa bingung.

WHO menyebut 50 persen pasien meningitis meninggal dunia. Hal ini bukan berarti meningitis tak bisa disembuhkan, namun lebih kepada terlambatnya penanganan akibat gejalanya yang mirip influenza. Jika ada anggota keluarga atau kelompok kloter yang dicurigai mengidap meningitis, segera bawa ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan.

Baca juga: Penyakit-penyakit Ini Bisa Bikin Seseorang Lumpuh dan Tak Bisa Bergerak (mrs/vit)
News Feed