Dalam berbagai penelitian, ngorok dikaitkan dengan sleep apnea atau henti napas saat tidur. Ini menyebabkan seseorang tidak merasa bugar ketika bangun tidur, meski durasi tidurnya terbilang cukup.
Tidur ngorok bisa dihindari dengan beberapa cara. Di antaranya adalah sebagai berikut, seperti dirangkum detikHealth, Kamis (27/4/2017).
1. Perbaiki posisi tidur
|
Foto: Thinkstock
|
Baca juga: Terus-terusan Tidur Ngorok? Ini Dampaknya
2. Jauhi rokok dan alkohol
|
Foto: thinkstock
|
Sedangkan rokok, partikel-partikel asapnya bisa memicu inflamasi atau radang di saluran napas. Menghindari rokok dan alkohol bisa mengurangi risiko ngorok saat tidur.
3. Pilih-pilih bantal
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Kedua, kebersihan bantal juga harus diperhatikan karena partikel debu bisa memicu radang yang membuat saluran napas menyempit.
Baca juga: Tak Pernah Ganti Bantal yang Dipakai Tidur, Adakah Efeknya Bagi Kesehatan?
4. Rajin-rajin olahraga
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Kedua, olahraga juga akan mengencangkan otot-otot. Walau tidak spesifik mengencangkan otot leher, otot core yang kuat cenderung menarik otot-otot lain yang mengendur karena berbagai faktor termasuk usia.
Halaman 6 dari 5











































