Jakarta -
Beberapa siswa di suatu sekolah dasar (SD) di Malang disetrum sebagai bentuk terapi kebohongan. Soal setrum, seberapa berbahaya bagi manusia?
Jika tegangan listrik yang mengenai seseorang termasuk kategori rendah maka tidak akan membahayakan. Sebaliknya, jika tegangan listriknya tinggi bisa membahayakan dan bahkan bisa berujung kematian.
Berikut ini beberapa kasus tragis saat seseorang kesetrum seperti dirangkum detikHealth dari berbagaui sumber. Kasus-kasus ini memberi pelajaran bahwa jika tidak berkompeten, sebaiknya tidak main-main dengan arus listrik, apalagi jika tegangannya tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Bahaya Selalu Mengincar di Kamar Mandi
1. Jempol Membusuk
Foto: Thinkstock
|
Saat sedang sibuk membersihkan rumah menggunakan mesin pengisap debu, Nichola Jack kesetrum. Kesetrum tiga kali, Nichola gemetaran kemudian tak sadarkan diri sehingga dilarikan ke rumah sakit.Saat siuman, Nichola menemukan luka bakar karena sengatan listrik di kedua tangannya. Dua pekan kemudian, Nichola menemukan luka bakar tersebut mulai berbau dan membusuk. Dia pun membutuhkan cangkok kulit untuk mengatasinya.
2. Cedera Parah karena Tersetrum di Mesin ATM
Foto: Thinkstock
|
Betapa terkejutnya Xiao Liu ketika tersengat listrik saat mengetikkan kode pin di mesin ATM. Akibat tersetrum, jari Xiao Liu berdarah hebat, bahkan kuku sebagian jari di tangan kanannya rusak.Setelah diperiksa, ternyata aliran listrik yang mengenai tubuh Liu mencapai 200 volt atau enam kali lebih besar daripada tegangan yang bisa ditahan manusia, yang hanya 36 volt. Beruntung Liu masih bisa diselamatkan, meskipun sebagian jari tangan kanannya luka parah dan mati rasa.
3. Lumpuh Total Sementara
Foto: Dikhy Sasra
|
Bocah perempuan bernama Chou Lin dikabarkan tersetrum saat merangkak ke bawah etalase toko dan menyentuh kaki display jam tangan yang mana di sana terdapat kabel terkelupas. Saat dibawa ke rumah sakit, kondisi bocah itu dikatakan kritis karena mengalami henti jantung.Lin dilaporkan mengalami kesulitan bicara atau menggerakkan kaki tangannya karena sengatan listrik tersebut mengakibatkan kerusakan pada sistem sarafnya. Untunglah perlahan Lin kembali mendapatkan kemampuan gerak dan bicaranya.
4. Gangguan Penglihatan
Foto: thinkstock
|
Seorang pria di California dilaporkan mengalami gangguan penglihatan setelah tersetrum. Mulanya pria berusia 42 tahun ini tersetrum bahu kirinya oleh listrik bertegangan 14.000 volt. Ternyata aliran listrik itu menjulur ke seluruh tubuhnya, bahkan hingga mengenai saraf optiknya, saraf yang menghubungkan bagian belakang mata ke otak.dr Bobby Korn, associate profesor ophtalmologi klinis dari University of California, San Diego, menjelaskan saraf optik tak ada bedanya dengan kabel yang dapat menjadi konduktor atau mengalirkan listrik. Jadi jika kena arus listrik yang ekstrem berikut tingginya voltasenya yang mengaliri kabel alami ini, maka dapat menyebabkan kerusakan pada saraf optik itu sendiri.
5. Meninggal Dunia
Foto: thinkstock
|
Dalam beberapa kasus dilaporkan tersengat aliran listrik bisa mengakibatkan kematian. Misalnya dialami Kanwal Butt. Remaja itu meninggal seketika dengan luka bakar parah setelah tersetrum akibat menempelkan telinganya di rel kereta listrik.Kanwal menempelkan telinga di rel karena ingin tahu apakah kereta yang ditunggunya sudah akan tiba atau belum. Dia tidak tahu rel tersebut memiliki tegangan listrik tinggi.
Baca juga: Tempel Telinga ke Rel karena Ingin Dengar Suara Kereta, Remaja Ini Kesetrum
Saat sedang sibuk membersihkan rumah menggunakan mesin pengisap debu, Nichola Jack kesetrum. Kesetrum tiga kali, Nichola gemetaran kemudian tak sadarkan diri sehingga dilarikan ke rumah sakit.
Saat siuman, Nichola menemukan luka bakar karena sengatan listrik di kedua tangannya. Dua pekan kemudian, Nichola menemukan luka bakar tersebut mulai berbau dan membusuk. Dia pun membutuhkan cangkok kulit untuk mengatasinya.
Betapa terkejutnya Xiao Liu ketika tersengat listrik saat mengetikkan kode pin di mesin ATM. Akibat tersetrum, jari Xiao Liu berdarah hebat, bahkan kuku sebagian jari di tangan kanannya rusak.
Setelah diperiksa, ternyata aliran listrik yang mengenai tubuh Liu mencapai 200 volt atau enam kali lebih besar daripada tegangan yang bisa ditahan manusia, yang hanya 36 volt. Beruntung Liu masih bisa diselamatkan, meskipun sebagian jari tangan kanannya luka parah dan mati rasa.
Bocah perempuan bernama Chou Lin dikabarkan tersetrum saat merangkak ke bawah etalase toko dan menyentuh kaki display jam tangan yang mana di sana terdapat kabel terkelupas. Saat dibawa ke rumah sakit, kondisi bocah itu dikatakan kritis karena mengalami henti jantung.
Lin dilaporkan mengalami kesulitan bicara atau menggerakkan kaki tangannya karena sengatan listrik tersebut mengakibatkan kerusakan pada sistem sarafnya. Untunglah perlahan Lin kembali mendapatkan kemampuan gerak dan bicaranya.
Seorang pria di California dilaporkan mengalami gangguan penglihatan setelah tersetrum. Mulanya pria berusia 42 tahun ini tersetrum bahu kirinya oleh listrik bertegangan 14.000 volt. Ternyata aliran listrik itu menjulur ke seluruh tubuhnya, bahkan hingga mengenai saraf optiknya, saraf yang menghubungkan bagian belakang mata ke otak.
dr Bobby Korn, associate profesor ophtalmologi klinis dari University of California, San Diego, menjelaskan saraf optik tak ada bedanya dengan kabel yang dapat menjadi konduktor atau mengalirkan listrik. Jadi jika kena arus listrik yang ekstrem berikut tingginya voltasenya yang mengaliri kabel alami ini, maka dapat menyebabkan kerusakan pada saraf optik itu sendiri.
Dalam beberapa kasus dilaporkan tersengat aliran listrik bisa mengakibatkan kematian. Misalnya dialami Kanwal Butt. Remaja itu meninggal seketika dengan luka bakar parah setelah tersetrum akibat menempelkan telinganya di rel kereta listrik.
Kanwal menempelkan telinga di rel karena ingin tahu apakah kereta yang ditunggunya sudah akan tiba atau belum. Dia tidak tahu rel tersebut memiliki tegangan listrik tinggi.
Baca juga: Tempel Telinga ke Rel karena Ingin Dengar Suara Kereta, Remaja Ini Kesetrum
(vit/up)