Tiffani Cullen (21) sebagai salah satu pasien mengungkapkan betapa sulitnya berjuang hidup dengan EDS. Menurutnya setiap hari rasa sakit bisa muncul karena ada lebam cedera akibat otot-otot bergerak terlalu lentur di luar batas.
Baca juga: Badan Lentur Bak Michael Jackson Karena Sindrom Hipermobilitas
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiffani menggambarkan hidup dengan EDS seperti selalu menjadi korban kecelakaan lalu lintas karena cedera yang terjadi.
"Anda tidak akan pernah tahu apakah Anda dapat melakukan hal apapun esok harinya," ungkap Tiffany seperti dikutip dari ABC Australia, Kamis (4/5/2017).
Untuk meningkatkan kesadaran terhadap EDS Tiffani sendiri mengumpulkan koleksi fotonya ketika mengalami cedera-cedera tersebut. Lebam biru di kulit dengan lutut yang bengkok ekstrem menjadi tanda jelas yang bisa dilihat semua orang.
"Kami sangat mudah lebam... Foto-foto ini lebih untuk menstimulasikan rasa sakit internal kami yang biasanya tidak terlihat," ungkap Tiffani.
Baca juga: Sendi Terkilir 20 Kali Seminggu, Sarah Khawatir Anaknya juga Kena
Foto: twitter Tiffani |











































Foto: twitter Tiffani