Dari Kondom Hingga Obat, 5 Mesin Penjual Ini Sediakan Alat Kesehatan

Dari Kondom Hingga Obat, 5 Mesin Penjual Ini Sediakan Alat Kesehatan

Firdaus Anwar - detikHealth
Senin, 08 Mei 2017 08:35 WIB
Dari Kondom Hingga Obat, 5 Mesin Penjual Ini Sediakan Alat Kesehatan
Foto ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Mesin penjual otomatis atau vending machine biasanya dipasang di tempat umum untuk menjual makanan atau minuman. Namun di beberapa tempat ada mesin yang spesial karena menjual peralatan kesehatan.

Mulai dari kebutuhan untuk anak, obat, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), hingga kondom dijual oleh mesin-mesin ini. Nah berikut ini adalah beberapa mesin-mesin tersebut:

1. WeGoBabies

Foto: Thinkstock
WeGoBabies adalah mesin penjual otomatis yang dirancang oleh Vanessa Carrington. Mesin ini menjual kebutuhan dasar bayi mulai dari popok, susu formula, tisu, makanan pendamping air susu ibu (MPASI), hingga dot.

Vanessa mengaku terinspirasi menciptakan WeGoBabies karena ia sendiri pernah kesulitan mencari perlengkapan bayi di bandara. Diharapkan mesin tersebut nantinya akan menjawab kebutuhan para orang tua ketika akan bepergian bersama anak yang masih kecil.

2. Mesin kebutuhan ibu menyusui

Foto: ilustrasi/thinkstock
Dalam sebuah proyek percobaan rumah sakit Johns Hopkins Hospital di Baltimore, Amerika Serikat, mengoperasikan mesin penjual barang-barang kebutuhan ibu menyusui. Di dalamnya terdapat wadah untuk ASI, bantalan payudara, krim payudara, hingga aksesoris pompa ASI.

Mesin tersebut dioperasikan karena ibu kadang terlupa membawa peralatannya yang memang bisa berukuran kecil.

3. Mesin kondom dan pembalut

Foto: Thinkstock
Di pojokan kampus University of California pengunjung dapat menemukan mesin yang menjual perlengkapan kesehatan reproduksi mulai dari kondom, pembalut, alat tes kehamilan, hingga pil KB. Ide mesin yang diberi nama "Wellness To Go" ini datang dari mahasiswa yang ingin agar produk tersebut selalu siap tersedia.

4. Mesin alat tes HIV

Foto: Internet / Quartz
Dengan semakin banyaknya pemuda di China yang terjangkit oleh human immunodeficiency virus (HIV), pihak Southwest Petroleum University di Provinsi Sichuan dilaporkan mulai menjual alat tes HIV lewat vending machine.

Di dalam vending machine alat tes dijual dengan harga sekitar Rp 60 ribu bersamaan dengan makanan ringan. Normalnya alat serupa dijual dengan harga Rp 600 ribu namun bisa ditekan karena bekerja sama dengan asosiasi pencegahan penyakit menular setempat.

Baca juga: Selain Jual Makanan, Vending Machine di Kampus Ini Jual Alat Tes HIV

5. Mesin P3K

Foto: Thinkstock
Taman wisata Six Flags dikabarkan tengah mengembangkan mesin penjual otomatis yang menyediakan kebutuhan P3K. Pengunjung nantinya dapat mencari obat untuk menangani keluhan umum seperti kulit terbakar matahari, luka sayat, lebam, hingga gigitan serangga.
Halaman 2 dari 6
WeGoBabies adalah mesin penjual otomatis yang dirancang oleh Vanessa Carrington. Mesin ini menjual kebutuhan dasar bayi mulai dari popok, susu formula, tisu, makanan pendamping air susu ibu (MPASI), hingga dot.

Vanessa mengaku terinspirasi menciptakan WeGoBabies karena ia sendiri pernah kesulitan mencari perlengkapan bayi di bandara. Diharapkan mesin tersebut nantinya akan menjawab kebutuhan para orang tua ketika akan bepergian bersama anak yang masih kecil.

Dalam sebuah proyek percobaan rumah sakit Johns Hopkins Hospital di Baltimore, Amerika Serikat, mengoperasikan mesin penjual barang-barang kebutuhan ibu menyusui. Di dalamnya terdapat wadah untuk ASI, bantalan payudara, krim payudara, hingga aksesoris pompa ASI.

Mesin tersebut dioperasikan karena ibu kadang terlupa membawa peralatannya yang memang bisa berukuran kecil.

Di pojokan kampus University of California pengunjung dapat menemukan mesin yang menjual perlengkapan kesehatan reproduksi mulai dari kondom, pembalut, alat tes kehamilan, hingga pil KB. Ide mesin yang diberi nama "Wellness To Go" ini datang dari mahasiswa yang ingin agar produk tersebut selalu siap tersedia.

Dengan semakin banyaknya pemuda di China yang terjangkit oleh human immunodeficiency virus (HIV), pihak Southwest Petroleum University di Provinsi Sichuan dilaporkan mulai menjual alat tes HIV lewat vending machine.

Di dalam vending machine alat tes dijual dengan harga sekitar Rp 60 ribu bersamaan dengan makanan ringan. Normalnya alat serupa dijual dengan harga Rp 600 ribu namun bisa ditekan karena bekerja sama dengan asosiasi pencegahan penyakit menular setempat.

Baca juga: Selain Jual Makanan, Vending Machine di Kampus Ini Jual Alat Tes HIV

Taman wisata Six Flags dikabarkan tengah mengembangkan mesin penjual otomatis yang menyediakan kebutuhan P3K. Pengunjung nantinya dapat mencari obat untuk menangani keluhan umum seperti kulit terbakar matahari, luka sayat, lebam, hingga gigitan serangga.

(fds/vit)

Berita Terkait