Sudah Cukup Lama Menikah, Lumrahkah Pasutri Masih Cemburuan?

ADVERTISEMENT

Sudah Cukup Lama Menikah, Lumrahkah Pasutri Masih Cemburuan?

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Selasa, 23 Mei 2017 09:37 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Sudah cukup lama berumah tangga, misalnya lebih dari 10 tahun, namun kadang kala rasa cemburu masih dimiliki masing-masing pasangan suami istri. Hmm, wajarkah hal ini?

"Kalau saya sih kadang ada rasa cemburu pada suami, apalagi kalau kayak dia kayaknya terpesona banget sama cewek lain yang nyatanya emang lebih oke dari saya sih, ha ha ha," kata Utami yang sudah membina rumah tangga selama 14 tahun.

Meski demikian, Utami berusaha memupus rasa cemburunya karena ia mengaku masih percaya sang suami tak akan berbuat macam-macam. Hal berbeda diungkapkan salah satu pembaca detikHealth tentang kehidupan orang di sekitarnya.

"Om saya udah nikah 14 tahun lebih, tapi masih cemburuan gitu sama istrinya. Saya juga heran," kata Ariani.

Terkait hal ini, psikolog klinis dari Tiga Generasi, Tiara Puspita M.Psi., Psikolog atau Tita mengatakan pada pasangan suami istri (pasutri) yang sudah menikah cukup lama namun masih mudah cemburu, itu mesti ditanyakan ke yang bersangkutan bagaimana penilaiannya terhadap dirinya sendiri.

"Percaya nggak dia dengan istrinya dan landasan hubungan itu apa. Karena biasanya orang yang cemburuan terus biasanya merasa nggak aman dengan dirinya sendiri, ada insecurity," kata Tita.

Baca juga: Ragu Jelang Pernikahan? Begini Saran Psikolog

Nah, insecurity apa yang dialami orang tersebutlah yang perlu digali dan itu amat bersifat individual. Biasanya, kata Tita perlu ditanya apa yang menyebabkan orang tersebut selalu merasa insecure. Misalnya, apakah ada sejarah sekingkuh baik dari pihak si istri atau suami.

Dikatakan Tita, ketika seseorang pernah selingkuh, dia bisa merasa pasangannya juga bisa melakukan hal yang sama. Sehingga, tak ada salahnya pula memastikan apakah ada 'sejarah' selingkuh dalam pernikahan tersebut.

"Kalau nggak ada masalah , selingkuh segala macam, perlu dilihat gimana kepercayaan diri si suami misalnya. Orangnya typical yang percaya diri atau nggak karena kepercayaan diri kita juga berpengaruh pada kepercayaan kita ke diri kita dan orang lain," tambah Tita.

"Kalau dari awal udah nggak pede, misalnya si suami, dia bisa merasa sebagai laki-laki kurang dibanggakan sama istrinya, akhirnya dia jadi berpikir si istri nggak adore sama dia atau mungkin bisa cari yang lain," pungkasnya.

Baca juga: Mengatasi Kekecewaan Saat Pernikahan Tak Semeriah yang Diimpikan


(rdn/vit)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT