Buah dan sayur adalah sumber utama vitamin C yang bisa dikonsumsi oleh manusia. Namun selain itu saat ini juga banyak terdapat beragam produk mulai dari minuman hingga suplemen yang telah difortifikasi dengan vitamin C.
Bila dibandingkan antara vitamin C dari buah dan sayur dengan dari suplemen atau produk lainnya, kira-kira mana yang lebih baik?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Flu Cepat Sembuh dengan Vitamin C, Tapi Perhatikan Dosisnya
"Pernah ada penelitian yang memberikan vitamin C dari suplemen dan vitamin C dari buah (kiwi -red) pada tikus. Setelah dilihat, ternyata vitamin C yang dari kiwi bertahan lebih lama," kata dr Fiastuti ketika ditemui di sela-sela kegiatan Feel Alive with Zespri di Hotel Veranda, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/5/2017).
Selain bertahan lebih lama, mengonsumsi vitamin C dari buah juga lebih menguntungkan karena ada serat yang dikonsumsi. Hal ini tentu saja minim atau bahkan tidak ada pada produk suplemen atau yang lainnya. Untuk diketahui kiwi kuning keemasan memiliki kandungan vitamin C yang lebih tinggi. Sementara kiwi hijau lebih kaya serat.
Dengan mengonsumsi serat, seseorang dapat merasa kenyang lebih lama, menjaga kesehatan pencernaan, hingga memperbaiki suasana hati.
Baca juga: Meratakan Warna Kulit yang Belang dengan Vitamin C, Efektifkah?
(fds/vit)











































