Seram! Gara-gara Infeksi di Kaki, Pria Ini Meninggal Setelah Berenang

Seram! Gara-gara Infeksi di Kaki, Pria Ini Meninggal Setelah Berenang

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Sabtu, 03 Jun 2017 12:10 WIB
Seram! Gara-gara Infeksi di Kaki, Pria Ini Meninggal Setelah Berenang
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Lima hari setelah mentato betis kanan atasnya, seorang pria 31 tahun pergi berenang di teluk Meksiko. Siapa sangka, hal ini berujung pada kematiannya.

Dikutip dari menshealth.com, dua hari setelah berenang, pria yang tidak disebutkan namanya tersebut mengalami demam dan pembengkakan di kedua kakinya. Ia pun segera dilarikan ke ruang gawat darurat pada keesokan harinya. Bekas tatonya berubah menjadi luka menganga dengan pinggiran berwarna kehitaman.

Menurut laporan dari BMJ, para dokter menyebutkan bahwa cairan yang keluar dari luka tersebut sudah masuk tahap mencemaskan. Pekerja lab juga menemukan enzim hati yang tinggi yang mengacu pada riwayat liver kronis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Merujuk pada data tersebut, dokter menduga pria tersebut terinfeksi bakteri vibrio vulnificus, bakteri yang sering ditemukan di air laut. Vibrio Vulfinicus sering digadang-gadang sebagai penyebab sejumlah penyakit seperti diare, sakit perut, dan demam. Biasanya, penyakit tersebut muncul setelah 24 jam terinfeksi, berdasarkan studi dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Pada awalnya, dokter mengambil tindakan dengan memberikan double regimen antibiotik. Namun keadaannya memburuk dan mengalami septic shock. Pada akhirnya, pria tersebut dinyatakan meninggal dunia karena komplikasi liver kronis, gagal ginjal dan nekrotik akibat luka.

Baca juga: Punya Banyak Tato Bisa Perkuat Kekebalan Tubuh

Hasil pemeriksaan menunjukkan, infeksi pada tato bukan satu-satunya alasan pria tersebut meninggal dunia. Namun faktanya, perawatan setelah menato tubuh adalah hal penting yang harus diperhatikan.

"Tato dibuat dengan goresan mikro pada kulit, sehingga memudahkan bakteri untuk masuk," kata Jared Jagdeo, MD, asisten profesor di Departemen Dermatologi University of California.

Oleh karena itu, ada baiknya untuk menghindari aktivitas renang sebelum luka tato benar-benar sembuh. Selain itu, jangan dulu mengonsumsi kerang mentah untuk terhindar dari kemungkinan terjangkit bakteri vibrio vulnificus.

Baca juga: Pada Orang dengan Bekas Luka Mencolok, Tato Bisa Kembalikan Percaya Diri (up/up)

Berita Terkait