Selasa, 06 Jun 2017 12:10 WIB

Hoax or Not

Wajib Bawa Obat Isosorbide Dinitrate Untuk 'Jaga-jaga' Serangan Jantung

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: Tim Infografis Detikcom Foto: Tim Infografis Detikcom
Jakarta - Baru-baru ini beredar info di media sosial bahwa semua orang perlu 'mengantongi' obat Isosorbide Dinitrate 5 mg. Berdasarkan info yang beredar, obat ini bisa jadi pertolongan pertama jika mendadak Anda kena serangan jantung.

Isu

Info dari teman. Teman komunitas saya baru kena serangan jantung, umurnya 52 sih, sebelumnya nggak ada keluhan. Tiba-tiba dia lagi mandi berasa dada seperti tertusuk tombak, terus keringatan sampai basah. Itu kejadian jam 7 malam, terus langsung dibawa ke Daan Mogot dan jam 11 malam dioperasi.

Dokter bilang pertolongan pertama kalau kena serangan buru-buru minum Isosorbide Dinitrate 5 mg. Saya saranin kalian orang beli, taruh di dompet 2 biji aja, selain proteksi buat kita kalau sewaktu-waktu ada apa-apa, mana tau ada orang di sekitar kita juga butuh. Sekian sekilas info semoga bermanfaat.

Demikian informasi yang beredar luas. Disebutkan di atas bahwa penggunaan obat jenis Isosorbide Dinitrate 5 mg bisa dikonsumsi oleh siapa saja yang tiba-tiba mengalami keluhan nyeri dada atau serangan jantung.

Baca juga: Eks Gelandang Newcastle Cheick Tiote Kolaps, Serangan Jantung?

Cheick Tiote yang disebut-sebut meninggal akibat serangan jantung (Foto: Getty Images)Cheick Tiote yang disebut-sebut meninggal akibat serangan jantung (Foto: Getty Images) Foto: Getty Images Sport/Pete Norton

Investigasi

Apakah sebenarnya obat ini benar-benar perlu dibawa dan bisa dikonsumsi siapa saja? Adakah efek negatifnya jika diminum bebas tanpa resep dokter? detikHealth melakukan wawancara dengan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, dr Isman Firdaus, SpJP, MD, terkait kebenaran informasi ini.

Menurut dr Isman, obat sejenis isosorbid dinitrat saat ini diperuntukkan bagi pasien-pasien yang mengalami keluhan sakit dada atau angina pektoris akibat penyakit jantung koroner. Obat ini diberikan jika memang terdapat keluhan yang khas angina pektoris.

"Pasien-pasien atau individu yang dicurigai mempunyai ancaman atau faktor risiko terjadinya serangan jantung dianjurkan membawa obat ini kemana pun berada untuk digunakan sewaktu-waktu jika dicurigai terdapat keluhan serangan jantung," tutur dr Isman.

Di pasaran, obat ini tersedia dalam berbagai jenis sediaan, di antaranya dalam bentuk tablet, spray (semprot), patch (tempel), dan suntikan.

Jika diminum tanpa resep dokter, obat ini disebutkan dr Isman bisa memberikan beberapa efek terhadap tubuh. Salah satunya adalah terjadinya hipotensi alias penurunan tekanan darah. Maka dari itu, obat ini tidak direkomendasikan untuk diberikan pada pasien-pasien dengan tekanan darah sistolik kurang dari 80 mmHg.

"Efek samping lainnya adalah terjadi sakit kepala atau pusing akibat turut melebarnya pembuluh darah di kepala. Pemberian obat ini juga tidak direkomendasikan pada pasien yang sedang mengonsumsi obat-obatan disfungsi ereksi golongan sildenafil dan dengan tekanan darah rendah," imbuh dr Isman.

Kesimpulan

Dilihat dari berbagai risikonya, pemberian obat ini sebaiknya tetap berdasarkan resep dokter. Tidak dianjurkan untuk sembarangan mengonsumsi obat Isosorbide Dinitrate 5 mg tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

"Obat ini adalah obat dengan kode merah, artinya memang harus dengan resep dokter. Jika seseorang pernah mengalami keluhan di sekitar dada, biasanya dokter akan memberikan obat nitrat di bawah lidah untuk diberikan jika ada keluhan. Yang pasti, pasien harus dicek terlebih dahulu tekanan darahnya ya," ungkap dr Isman.

Pesan berantai tentang obat Isosorbide Dinitrate 5 mg ini adalah hoax.

Wajib Bawa Obat Isosorbide Dinitrate Untuk 'Jaga-jaga' Serangan JantungFoto: Tim Infografis Detikcom


Baca juga: Penyebab Tekanan Darah Jadi Lebih Tinggi Saat Hamil dan Menopause

(ajg/up)
News Feed